Selasa, 9 Juni 2026

Kreasi Kaos 3D (1)

Bisa Munculkan Gambar Plus Suara di Layar Tablet

Teknologi berkembang. Karena itu, jangan terheran bila nanti menjumpai seseorang pakai baju kaos dan mendadak muncul gambar 3 dimensi.

Tayang:
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
Surya Online, SURABAYA - Teknologi berkembang sangat pesat. Munculnya sebuah inovasi sering di luar nalar normal. Karena itu, jangan terheran bila nanti menjumpai seseorang yang menggunakan baju kaos dan mendadak muncul gambar 3 dimensi. 

Yang juga bikin kita akan tercengang, yang muncul adalah gambar gerak seperti melihat sebuah film mini. Dan itu jelas bukan hantu atau penampakan. Animasi 3 D itu adalah karya spektakuler dari tangan dingin Sandryant. 

Lelaki yang sebelumnya akrab dengan disain busana-busana konvensional itu merasa terusik melihat perkembangan teknologi di sekitarnya. Sandryant kemudian mengutak atik gambar di komputernya yang kemudian menghasilkan sebuah karya yang sama sekali tak pernah disangka sebelumnya. 
"Sebagai orang fashion saya tertantang untuk menggunakan teknologi yang tengah berkembang saat ini. Dan gadget menjadi pilihannya," kata disainer asal Situbondo ini. 

Gambar yang disajikan pengelola bisnis berlabel Cipta Kreasi Mandiri Perkasa ini di permukaan kaos pun sekilas tampak biasa. Ketika diraba sama sekali tak ada yang aneh. 

Namun, perancang busana yang kini mukim di Jakarta itu membubuhkan kode-kode tertentu di atas permukaan gambar yang menghiasi kaos tersebut. Kode-kode inilah yang ketika dihadapkan Android atau Apple di depannya akan terbaca dan menampilkan gambar bergerak seperti sebuah film. 
Animasi 3D ini sama sekali tidak menjadi bagian gambar kaos. Animasi 3 D itu juga bakal lenyap ketika gadget dialihkan dari depan kaos yang berkode itu. 

"Durasinya bisa sampai lima menit. Tapi kalau kelamaan orang juga bosan lihatnya. Yang sekilas itu malah bikin penasaran," celetuknya. 
Menurut Sandryant, agar gadget bisa membaca kode di kaos itu terlebih dulu harus install program @iamUNIFIT. "Tanpa program itu gadget apa pun tak akan bisa membaca kode di kaos," tuturnya. 

Kenapa bukan BlackBerry atau jenis telepon seluler lain yang digunakan untuk membaca program @IamUNIFIT ini? Alasannya sederhana. Karena gadget jenis Android atau Apple ini memiliki memori cukup besar untuk menampung program @iamUNIFIT yang mencapai 17 Mb.

“Untuk membaca BBM (BlackBerry Messenger) saja BlackBerry kan suka lemot. Jadi program ini baru bisa dibaca oleh Android atau piranti seperti Apple,” tandas jebolan Akademi Seni Rupa dan Desain, Jakarta ini. 

Sandryant yang sudah menghasilkan ribuan disain busana untuk remaja ini mengaku perlu enam bulan untuk menyelesaikan pengkodean @iamUNIFIT tersebut. Cukup rumit dan perlu ketelitian, lantaran yang ingin disajikan bukan semata gambar gerak tapi juga suara! 

Jadi bersamaan dengan tampilan gambar akan mengalun pula suara dari piranti gadget tersebut. “Baik gambar maupun suara bisa diatur sesuai keinginan kita maunya seperti apa,” bebernya.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved