A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Mahasiswa UB Demo Tolak UKT - Surya
Jumat, 28 November 2014
Surya

Mahasiswa UB Demo Tolak UKT

Senin, 6 Mei 2013 20:57 WIB

SURYA Online, MALANG – Front Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menggelar demo menolak pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tahun ini akan dilaksanakan, Senin (6/5/2013).

“UKT yang nanti berlaku tidak sesuai asas pemerataan pendidikan. Kami menolak itu,” kata Korlap Aksi Nanda Pratama berorasi, Senin (6/5/2013).

Nanda menuturkan, selama ini sistem penerapan SPP proporsional UB yang diterapkan akan hilang bersamaan pemberlakuan UKT.

Masih kata Nanda, pemberlakuan UKT yang sudah menjadi SK Rektor ini tidak transparan. Mahasiswa tidak dilibatkan dalam sosialisasi penetapan besaran UKT yang nilai nominal terendahnya mencapai Rp 2,7 juta.

“Pihak kampus langsung menetapkan tanpa sosialisasi apa-apa. Kami tidak setuju UKT,” tegasnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor III UB Dr Ir HRB Ainurrasyid ketika menerima perwakilan pendemo menjelaskan, UKT yang diterapkan UB sama sistemnya dengan SPP proporsional yang selama ini ditetapkan.

“Bahkan sepanjang yang saya tahu, UB ini satu-satunya kampus yang menerapkan UKT proporsional,” kata Ainur ditemui di kantornya.

Ainur menerangkan, UKT ini merupakan instruksi Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) namun untuk penerapannya diserahkan pihak kampus bersangkutan dengan merujuk pada sistem unit cost kampus tersebut pertahunnya.

“Pada UKT ini nanti, kami pun tetap memberlakukan biaya Rp 0,- untuk mahasiswa tidak mampu,” ujarnya.

Kepala Humas UB Dra Susantinah Rahayu menambahkan, ada lima kategori pembiayaan UKT yang nilainya berbeda-beda, tergantung kemampuan ekonomi mahasiswa bersangkutan.

“Misal jurusan Pendidikan Kedokteran kategori 1 biaya UKT-nya sebesar Rp 21.450.000, kategori 2 Rp 19.300.000, kategori 3 Rp 17.160.000, kategori 4 Rp 12.870.000, dan kategori 5 Rp 0,- alias gratis,” urai Santi.

Santi melanjutkan, penentuan kategori ini pun sama seperti pada SPP proporsional, tergantung pekerjaan orangtua, tagihan listrik, pembayaran PBB, dan lainnya.
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Wahjoe Harjanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas