• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Surya

Pro Kontra Pembagian BLT Memanas di Dewan

Jumat, 3 Mei 2013 00:35 WIB
SURYA Online, KEDIRI - Progam bantuan langsung tunai (BLT) yang diprogamkan Pemkot Kediri terjadi pro dan kontra. Akibatnya, rapat gabungan Komisi B dan C DPRD Kota Kediri yang membahas penyaluran  BLT berlangsung panas, Kamis (2/5/2013).
Adu mulut antar anggota dewan yang pro dan kontra tidak terhindarkan. Sehingga penyaluran dan distribusi BLT kepada warga miskin bakal  tertunda.

Pihak yang kontra menilai pencairan dan distribusi BLT dinilai bernuansa politis, karena mendekati pelaksanaan Pilwali Kota Kediri 29 Agustus 2013.

Ketua Fraksi PAN, Kholifi Yunon meminta agar pencairan dan distribusi BLT dilakukan setelah pilwali supaya tidak bernunasa politis.

Sementara Fraksi PKB Muzer Zaidib justru meminta agar BLT segera dicairkan. Alasannya, anggaran telah ada dan peraturan daerah (perda) yang menaungi mengharuskan segera dilaksanakan.

Sedangkan anggota dewan lainnya menghendaki, pencairan dan distribusi BLT dilakukan setelah validasi data selesai dilakukan. Masalahnya ditemukan data penerima BLT tidak valid.

Sementara pimpinan sidang Hadi Sucipto, mengambil keputusan jika pencairan dan distribusi BLT dilakukan setelah validasi data selesai. Anggota dewan bersama instansi terkait akan  melakukan sidak terlebih dahulu.

"DPRD Kota Kediri akan mencocokan data di APBD apakah sesuai dengan realitanya di lapangan. Jika tidak sesuai maka data APBD, akan didrop dulu," ujarnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Kediri Suprapto mengatakan, sekitar 2000 KK tidak dapat menerima BLT tahun ini karena tahun 2012 sudah menerima.
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas