A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Sekolah Kawasan Bentuk Lain RSBI, Masuk Pakai Tes Potensi Akademik - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Surya

Sekolah Kawasan Bentuk Lain RSBI, Masuk Pakai Tes Potensi Akademik

Selasa, 30 April 2013 21:59 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Meski Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) sudah dihapus pemerintah, di Surabaya ternyata masih ada. Hanya saja namanya diubah menjadi sekolah  kawasan.

Sekolah kawasan ini terdiri dari sekolah eks RSBI ditambah dengan sekolah lain yang mutunya sama.

Seperti namanya, sekolah kawasan dibagi per wilayah. Wilayah Surabaya Utara terdiri dari SMPN 2 dan 15 serta SMAN  3 dan 19. Kemudian Surabaya Timur terdiri SMPN 19, 35 serta SMAN 16 dan 20.

Surabaya Barat SMPN 25 dan 26 serta SMAN 11 dan SMAN 13. Surabaya Pusat SMPN 1, 3, dan 6 serta SMAN 1,2,5 dan 6.  Dan wilayah Surabaya Selatan terdiri SMPN 12 dan SMPN 22 serta SMAN 15 dan SMAN 21.

Laiknya RSBI, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) sekolah kawasan berbeda dengan sekolah lainnya.

PPDB sekolah kawasan tidak hanya didasarkan pada nilai ujian nasional (unas) tapi ditambah dengan tes potensi akademik (TPA).

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan mengatakan TPA ini menggantikan tes perkembangan akademik yang digelar saat masih ada RSBI. “Dengan TPA bisa dilihat siswa ini potensinya dimana. Kalau SMP bisa diketahui apakah nanti cocok ke SMA atau SMK. Dan kalau SMA bisa dilihat cocoknya kuliah ke universitas atau jurusan apa,”katanya.

Meski tes potensi, namun menjadi salah satu faktor yang menentukan kelulusan. Tes ini baru dilakukan setelah seleksi awal yang didasarkan pada nilai unas.

“Siswa yang ikut TPA ini minimal nilai unas rata-rata 8,5. Jika melewati nilai itu baru ikut TPA,”terangnya.

PPDB sekolah kawasan ini dilakukan lebih awal dibandingkan PPDB reguler.Pendaftaran dimulai tanggal 23 hingga 26 Mei 2013. Sementara PPDB reguler dibuka tanggal 5 Juni 2013.

“Dengan jadwal seperti ini diharapkan siswa yang tidak lolos sekolah kawasan bisa daftar ke sekolah reguler melalui online,”kata mantan Kepala Bapemas KB.

Karena didasarkan wilayahnya, siswa yang mendaftar sekolah kawasan hanya diberikan dua pilihan. Yakni mendaftar di sekolah yang dekat dengan sekolah asal misalnya SMP Surabaya Pusat mendaftar di SMA kawasan Surabaya. Dan pilihan kedua mendaftar di wilayah lain dengan harapan dekat dengan tempat tinggal.

“Kalau dekat denagn tempat tinggal lebih bermakna. Tidak perlu susah-susah mencari transportasi. Ini yang kami anjurkan,”katanya.      
Kenapa harus ada sekolah kawasan yang notabene sama dengan RSBI?
Ikhsan beralasan sekolah kawasan ini akan menjadi pendorong di kawasan-kawasan lain. Karena itulah diharapkan setiap tahun akan ada penambahan sekolah kawasan sehingga dua tahun ke depan dia mentarget seluruh sekolah di surabaya memiliki keunggulan tersendiri laiknya RSBI.

“Apa yang salah dengan RSBI? Kalau masalah iuran dan tarikan-tarikan, sekolah kawasan ini tidak ada tarikan apapun. Kalau masalah subsidi pemerintah, kami tidak membedakan anggaran untuk sekolah kawasan dan sekolah lain. Terus apa yang salah,”katanya.

Malah, lanjut Ikhsan, sekolah eks RSBI yang memiliki mutu bagus sangat disayangkan jika tidak dijadikan pioner untuk pengembangan sekolah lainnya.

Terkait kekhawatiran sekolah lain bakal merasa dianaktirikan menurut Ikhsan hal itu tidak akan terjadi karena sekolah kawasan ini akan menjadi pendorong sekolah lain untuk maju. Karena itu pihaknya juga akan memeratakan guru-guru di sekolah kawasan ini ke sekolah lain untuk bisa memiliki mutu yang sama dengan sekolah kawasan.
Penulis: Musahadah
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
560071 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas