Perahu Terbalik, Nelayan Tewas Tenggelam
Korban yang bernama Samo (65) itu tewas, setelah perahunya terbalik diterjang gelombang laut
Penulis: Izi Hartono | Editor: Satwika Rumeksa
Korban yang bernama Samo (65) itu tewas, setelah perahunya terbalik diterjang gelombang laut saat memancing ikan.
Mila, salah seorang anak korban mengatakan, setiap hari ayahnya memang berprofesi sebagai nelayan yang memancing ikan di laut. Bahkan, sebelum berangkat melaut, korban biasanya mencari umpan di pinggir pantai.
“Usai solat subuh, biasanya korban berangkat melaut,” ujar Mila kepada Surya saat menunggu di pinggir pantai, Selasa (30/4/2013).
Menurutnya, dirinya mendengar kabar ayah kandungnya tenggelam saat melaut, setelah ada tetangganya yang memberitahukan ke rumahnya.
“Beberapa hari ini, memang ada yang beda kepada bapak. Apalagi setiap pagi, selalu ingin mengantar anaknya ke sekolah,” katanya.
Peristiwa tragis yang dialami nelayan tradisional itu, berawal saat korban pergi melaut dengan menggunakan perahu berukuran kecil seorang diri.
Namun, saat hendak pulang melaut sekitar pukul 11.00 WIB, tiba tiba angin kencang yang menyebabkan gelombang laut besar dan menerjang serta membalikkan perahu yang dinaikinya.
Akibatnya, tubuh korban yang sudah tua terpental dan tenggelam di laut.
Sementara itu, kedua anaknya yang tiba dipinggir pantai tidak dapat menahan tangis saat mengetahui orang tuanya tenggelam belum ditemukan. Selain itu, puluhan warga terus berdatangan, untuk membantu melakukan upaya pencarian yang dilakukan tim sar BPBD dan Satuan Polisi Air Polres Situbondo.
Setelah dilakukan penyisiran, akhirnya tubuh korban berhasil ditemukan di pinggir pantai yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban yang sudah terbujur kaku, langsung di larikan ke Puskesmas setempat.
Kapolsek Arjasa, AKP Didik Rudianto membenarkan adanya nelayan yang tenggelam saat melaut.
Menurutnya, pihaknya bersama masyarakat dan dibantu anggota Pol Air melakukan upaya penyisiran di pinggir pantai. Namun tidak lama kemudian, akhirnya korban berhasil ditemukan dan langsung di evakuasi ke rumah korban setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan di puskesmas setempat.
“Korban ditemukan warga mengambang dipinggir pantai karena terbawa gelombang laut yang besar,” kata AKP Rudianto.