Butuh Ritual Khusus Keris Pusaka
Jangan dikira membuat keris pusaka itu hanya polosan begitu saja, tetapi membutuhkan sebuah prosesi ritual
Penulis: Moh Rivai | Editor: Wahjoe Harjanto
Seperti selamatan, menyiapkan sesajen, membaca mantra khusus, serta kembang tujuh rupa untuk mengundang khodam (hamba penjaga senjata) ke dalam sebuah keris yang akan dicipta.
"Jangan dikira membuat keris pusaka itu hanya polosan begitu saja, tetapi membutuhkan sebuah prosesi ritual yang hampir mirip dengan pembuatan keris jaman kerajaan dulu,’’ beber Rusdi (45) pengrajin keris asal Desa Aeng Tong Tong, Kecamatan Bluto, Sumenep, Kamis (25/4/2013).
Karena itu, keris pesanan selalu diistimewakan pembuatannya sehingga hasilnyapun istimewa serta sesuai dengan pesanan si peminat atau kolektor.
"Semua ini karena kami sama-sama menjaga kualitas dan kalau bisa juga keris yang diciptakan ada tuah atau nilai khusus seperti keris-keris jaman dulu,’’ jelasnya.