• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Surya

Penanggalan Pranoto Mongso wong Jowo

Senin, 22 April 2013 20:21 WIB
Penanggalan Pranoto Mongso wong Jowo
Diana Manzila

Oleh: Diana Manzila
Mahasiswa UIN Maliki Malang
dianamanzila@gmail.com



Bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang kaya dan memiliki keragaman budaya, salah satunya masyarakat Jawa. Selain memiliki perwatakan yang kalem dan tutur kata halus, orang Jawa memiliki sistem belajar niteni dan otak-atik gatuk. Salah satu buah dari keduanya adalah ketepatan masyarakat Jawa dalam memberikan tafsiran-tafsiran simbol alam. Tema tersebut menjadi topik kajian rutin di pesantren Global, Pakis, Malang, belum lama ini.

Sebagaimana ketika gempa di malam Jumat legi, masyarakat Jawa meyakini hal itu menandakan akan adanya raja yang akan meninggal. Ketika burung gagak terbang di malam hari mengitari rumah, itu menandakan penghuni rumah akan menjemput ajalnya, karena hewan mampu mencium aura kematian. Bulu kulit jenazah yang berdiri kala dimandikan, hal demikian menandakan arwah sang jenazah akan kembali ke rumah pasca dikebumikan. 

Semua gejala alam tersebut dipelajari masyarakat Jawa dari niteni. Masyarakat Jawa kuno juga mengenal hitungan 24 jam dalam sehari dengan tanda-tanda tertentu. Ketika semuaya sudah sirep (terlelap), itu manandakan jam menunjuk angka sembilan malam, ketika orang yang sudah tidur mengerutkan telinga berarti malam berada di sepertiga malam atau pukul 03.00 dini hari.

Semua penjelasan di atas memiliki rumus tersendiri, “orang Jawa memiliki kalender pranoto mongso, penanggalan yang menandai proses perubahan alam, jelas Agus Sunyoto dalam kajian rutin di Pesantren Global, Pakis, Malang, belum lama ini. Leluhur kita sudah memiliki insting kuat dan pemikiran cerdas hingga bisa membuat penanggalan sendiri dan beberapa rumus alam. Sekarang tinggal kita yang menentukan, ingin belajar atau berjalan di tempat.


Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
550271 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas