Minggu, 23 November 2014
Surya

Prajurit Brigif 5 Juarai MTQ Marinir

Kamis, 11 April 2013 21:24 WIB

Prajurit Brigif 5 Juarai MTQ Marinir
surya/sri handi lestari
Prajurit marinir saat tampil di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (TTQ) di Masjid Jannathin Bhumi Marinir Gedangan, Kamis (11/4/2013).
SURYA Online, SURABAYA –  Ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak digelar di kalangan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum saja. Para prajurit marinir pun tidak mau ketinggalan, menggelar kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan kemampuan seni membaca kitab suci Al-Quran itu.

Seperti yang digelar Brigif-1 Marinir, Kamis (11/4/2013) di masjid Jannathin Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo.

Dalam ajang MTQ yang merupakan agenda tahunan itu, ada 12 peserta yang tampil. Mereka terdiri atas prajurit dijajaran Brigif-1 Marinir dan anggota Jalasenastri Cabang-2 Korcab Pasmar-1.
Dengan rincian,  satu pesrta dari Kima Brigif-1 Marinir, dua orang dari Yonif-1 Marinir, 4 orang dari Yonif-3 Marinir dan 5 orang dari Yonif-5 Marinir.

Setelah semua peserta selesai membaca kitab suci Al Qur’an, Ketua Dewan Juri Serka Marinir Mustofa membacakan hasil penilaiannya.

Hasil untuk kategori putra, peringkat pertama diduduki Praka Mar Bustanul Firdaus dari Yonif-5 Marinir dan Kopda Mar M Munir dari Yonif-1 Marinir di peringkat kedua. Kategori putri, peringkat pertama diraih Ny Sholeh dari Yonif-3 Marinir dan peringkat kedua diduduki Ny Mustofa dari Yonif-5 Marinir.

“Dari para pemenang ini, mereka akan mewakili Brigif-1 Marinir dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat Pasmar-1 yang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2013 di Masjid AL Bahar Mako Pasmar-1,” jelas Kapten Marinir Sutiono, selaku Ketua Panitia MTQ Brigif -1 Marinir.

Praka Mar Bustanul Firdaus sendiri, mengaku bersyukur bisa menyabet juara 1. Sejak masih kanak-kanak, dia memang sudah belajar membaca dan menulis Al'Quran.

"Sejak SD hingga SMP, juga sudah belajar melagukannya seperti yang ditampilkan dala ajang MTQ. Sehingga tidak ada kesulitan," jelas pria yang akrab disapa Firdaus itu.

Saat menjadi prajurit marinir, Firdaus hanya membaca dan melafalkan Al-Quran untuk melatih dirinya sendiri.

"Tapi ternyata di kesatuan ada lomba. Akhirnya belajar saya ini bisa untuk ditampilkan dalam lomba, dan alhamdulilah menjadi terbaik. Semoga di MTQ tingkat selanjutnya, saya bisa tampil lebih baik dan lolos sebagai juara dengan atas nama kesatuan saya," ungkap Firdaus.
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas