A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Peras Penumpang, Komplotan Preman Bungurasih Sidoarjo Diringkus - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Surya

Peras Penumpang, Komplotan Preman Bungurasih Sidoarjo Diringkus

Selasa, 9 April 2013 15:41 WIB
Peras Penumpang, Komplotan Preman Bungurasih Sidoarjo Diringkus
surya/m taufik
Petugas Resmob Polda Jatim menunjukkan uang dan kwitansi sebagai barang bukti, Selasa (9/4/2013).
SURYA Online, SURABAYA - Tim Resmob Polda Jatim diterjunkan ke terminal Bungurasih menindaklanjuti banyaknya laporan kasus pemerasan oleh para preman di terminal bus terbesar di Jawa Timur tersebut.

Hasilnya, dua orang preman berhasil diringkus petugas Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim yang dipimpin AKBP Heru Purnomo.

Dua preman itu adalah Marwan Tirta Atmaja (32) warga Jl Jendral S Parman, Waru, Sidoarjo; dan Aris Hari Prasetyo (34) warga Jl Bungurasih Timur, Waru, Sidoarjo.

"Dua preman ini ditangkap setelah memeras seorang penumpang bernama Khoirul Hadiono (24) asal Dusun Sendangrejo, Desa Banjardowo, Jombang," ungkap Kasi Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo, Selasa (9/4/2013).

Dalam aksinya, komplotan tersebut ada lima orang. Namun, saat dilakukan penangkapan di Bungurasih, tiga pelaku berhasil kabur. Mereka adalah Toni, Arik, dan Adi.

"Memang, dalam aksinya kelompok ini berjumlah lima orang. Tiga pelaku yang kabur itu masih dalam pengejaran petugas," sambung Suhartoyo.

Terahir, komplotan preman ini berhasil memeras korban Rp 400 ribu. Modusnya, korban yang baru turun dari bus jurusan Juanda didekati dengan alasan ditawari tiket bus menuju Jombang.

Sejak turun dari bus, korban terus dikerubungi dan akhirnya dipaksa untuk menyerahkan uang Rp 400 ribu. Padahal, tiket bus menuju Jombang sebenarnya hanya Rp 20 ribu.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita uang Rp 400 ribu serta kwitansi akal-akalan dari penggrebekan ini.
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas