A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

2000 Prajurit Marinir Terlibat Latgab TNI 2013 - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Surya

2000 Prajurit Marinir Terlibat Latgab TNI 2013

Rabu, 27 Maret 2013 15:34 WIB
2000 Prajurit Marinir Terlibat Latgab TNI 2013
surya/izi hartono
Sebanyak 2000 lebih prajurit Marinir dilibatkan dalam latihan parsial tingkat III ( Latopsfib) di Pantai Banongan, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Rabu ( 27/3/2013).
SURYA Online, SITUBONDO - Sebanyak 2000 lebih prajurit Marinir dilibatkan dalam latihan parsial tingkat III ( Latopsfib) di Pantai Banongan, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Rabu ( 27/3/2013).

Latihan tempur yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB, dipantau langsung Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono.

Dalam latihan kali ini, unsur unsur dari berbagai satuan di jajaran Koarmatim dan Batalyon  Tim Pendaratan Marinir (BPT) yang tergabung dalam komando tugas gabungan Amfibi (Kogasgabfib) melakukan pendaratan di pantai Banongan.

Latihan gabungan  Koarmatim melibatkan 14 unsur dari berbagai satuan, diantaranya satuan kapal amfibi, satuan kapal cepat, satuan kapal penyapu ranjau  dan satuan kapal bantu. Termasuk satu tim komando pasukan katak dari Satkopaska Koarmatim dan 2 unsur dari Koarmabar.

Untuk mempersiapkan latgab TNI , Korps Marinir TNI AL juga melibatkan 200 prajurit termasuk material tempur yang dimiliki. Peralatan perang yang diikutsertakan itu, yaitu 15 unit BMP-3F, 25 unit BTR-50, 4 unit LNT-7, 6 unit KAPA, 2 unit BVP-2 dan 4 unit Howitzer 105 mm serta 2 unit RM 70 Grad.

Selain itu, 16 unit perahu karet, KRI Makassar-590, KRI Teluk Gilimanuk-531 dan KRI Teluk Sabang -544 serta didukung 3 helikopter dan 1 helikopter jenis Bolcow dari Puspenerbal Juanda.

Sebelum melakukan pendaratan, unsur unsur membentuk formasi untuk menerobos alur medan ranjau dengan dituntun KRI Pulau Rengat -711, KRI Pulau Rupat -712 dari satuan kapal penyapu ranjau  dan KRI Sultan Hasanuddin – 366 dari satuan eskorta Koarmatim. Setelah berhasil melalaui medan ranjau, pasukan terus bergerak menuju lokasi sasaran yang dikuasai musuh.

Kadispen Koarmatim Letkol Laut Yayan Sugiana menyatakan latihan kali ini untuk melakukan evaluasi kemampuan tempur yang dimiliki para prajurit, termasuk alutsista yang ada.

“Kita tahu pada bulan Mei ini, akan digelar Latgab TNI dan ini termasuk latihan parsial,” ujar Letkol Yayan Sugiana.

Usai memantau pendaratan panser amfibi dan peluncuran rudal dari Pantai Banongan,  Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono, langsung memantau sasaran jauh dari dari T 12.
Penulis: Izi Hartono
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
513722 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas