A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Anggota DPRD Jatim Terancam Berkurang Tujuh Orang - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Surya

Anggota DPRD Jatim Terancam Berkurang Tujuh Orang

Senin, 25 Maret 2013 21:00 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Jumlah anggota DPRD Jatim terancam berkurang tujuh orang dari 100 jadi 93, menyusul dikeluarkannya Peraturan KPU RI, Nomor 7 Tahun 2013.

Pasalnya, anggota dewan dari partai politik (parpol) yang tidak lolos jadi peserta pemilu 2014, wajib mengundurkan diri jika mereka kembali maju mencalonkan diri lewat partai lain. Jika tidak, pencalegan mereka terancam tidak diloloskan KPU.

Ketua bidang sosialisasi KPU Jatim, Nadjib Hamid mengatakan, sesuai pasal 19 huruf (i.2) P.KPU RI.No.7/2013 ditegaskan, bagi anggota DPR/DPRD yang mencalonkan dari parpol yang berbeda, diharuskan melampirkan surat pernyataan pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali.

 “Itu menjadi syarat bagi mereka yang ingin maju menjadi caleg lagi di pemilu 2014,” ujarnya, Senin (25/3/2013).

Hal senada disampaikan Ketua KPU Jatim Andrey Dewanto Ahmad. Menurutnya, bagi anggota dewan yang ingin maju caleg lagi dari partai berbeda, yang bersangkutan harus melampirkan surat pernyatan pengunduran diri dari partai lama. Dia mencontohkan, anggota dewan yang dulunya kader PKNU, untuk bisa maju jadi caleg pada pileg 2014, dia harus melampirkan surat pemberhentian dari PKNU.

“Surat tersebut harus dibuktikan dengan SK pemberhentian dari kepengurusan,” terangnya.

Selain SK pemberhentian dari partai lama, yang bersangkutan, kata Andre juga wajib membuat surat pernyataan berhenti dan mundur dari anggota dewan. Pengunduran diri dari anggota Legislatif itu terhitung saat mengajukan pencalonan diri sebagai caleg.

"Selain mundur dari partai lama, mereka juga harus mundur dari anggota dewan," tegas Andre.

Ditambahkan Andre, mengacu pada jadwal, KPU Jatim telah menjadwalkan pengajuan Daftar Calon Legislatif Sementara (DCS) mulai tanggal 9 April 2013. Jika pada pengajuan DCS belum ada, nanti diberi kesempatan ketika perbaikan DCS. Tapi kalau sampai tahapan perbaikan DCS, yang bersangkutan tetap tidak melampirkan surat pernyatan mundur, baik dari partai lama maupun keanggotaan di dewan, maka yang bersangkutan tidak akan diproses sebagai caleg oleh KPU.

Jika P.KPU No.7/2013 benar-benar diberlakukan, minimal anggota DPRD Jatim akan berkurang sebanyak tujuh orang. Rinciannya, lima anggota dari PKNU, masing-masing, Anwar Sadad, Rasyad Manaf, Achmad Firdaus Fibriyanto, Imam Ghozali Aro, dan Akik Zaman. Lalu Nizar Zahro dari PBR dan Marcus Remiasa dari PDS.

Salah satu anggota DPRD Jatim yang akan pindah partai pada Pileg 2014, mengaku siap mengundurkan diri dari anggota DPRD Jatim jika memang itu diharuskan oleh KPU.

 "Saya sudah siap mundur dari anggota Dewan Jatim, tapi menunggu waktu perbaikan DCT," ujarnya, tanpa mau disebut namanya.
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas