• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Surya

BNNP Jatim Tangkap Suami Istri karena Pencucian Uang

Kamis, 14 Maret 2013 22:31 WIB
SURYA Online, SURABAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mengakui pihaknya telah kalah dalam sidang Pra-Peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melawan Siti Nurana, warga Babatan Pratama Surabaya.

“Tapi, putusan Pra-Peradilan itu terkait hukum formil atau hukum acaranya. Sedangkan hukum materiilnya, putusan pengadilan tetap memperbolehkan penyidik melanjutkan materi perkara,” ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Basuki Efendi kepada Surya.co.id, Kamis (14/3/2013) malam.

“Karena itu, yang bersangkutan kita keluarkan dari tahanan. Kemudian diamankan lagi untuk melanjutkan penyidikan atas perkaranya (keterlibatan kasus narkoba dan pencucian uang),” sambung Basuki.

Diakui, bahwa saat menggeledah rumah Ana, panggilan Siti Nurana, memang tidak ditemukan barang bukti narkoba. Tapi, BNNP sengaja tetap mengamankan Ana dan sejumlah barang bukti dari rumah karena yang disangkakan terhadapnya memang bukan kasus kepemilikan narkoba.

”Yang disangkakan BNNP terhadap Ana adalah Pasal 137 huruf A dan B Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang dalam pasal tersebut unsurnya adalah pencucian uang. Bukan pasal tentang membawa narkoba,” jelasnya.

Diungkapkan pula, dalam perkara ini, BNNP juga telah menangkap Joko Sudarno, suami Siti Nurana, di perumahan Bukit Mas kompleks Monako, Surabaya pada 26 Februari 2013.
Katanya, penangkapan ini terkait dengan kasus pengungkapan sabu-sabu sebanyak 534 gram di Bandara Juanda pada 14 Januari lalu dengan tersangka Dul Fadli Ahmad.

”Joko adalah residivis kasus narkoba. Dia pernah ditangkap Polda Jatim pada tahun 2007 dengan barang bukti dua kilogram sabu-sabu, dan pernah pula ditangkap BNN pusat dalam kasus narkoba pada 2009,” imbuh Basuki.

Tak hanya Joko, BNNP juga mengamankan dua istrinya. Yakni Siti Nurana yang sekarang sedang ramai dipersoalkan karena menggugat Pra-Peradilan BNNP Jatim melalui kuasa hukumnya Muara Harianja. Serta istri lain Joko, Ratna Sari, warga Gayungan, Surabaya.

Dua istri Joko, Siti Nurana dan Ratna Sar,i sama-sama dijerat dengan Pasal Pencucian uang. Karena keduanya diduga ikut melakukan kejahatan pencucian uang hasil kejahatan di bidang narkoba yang dilakukan oleh Joko.
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas