• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Surya

Pileg 2014, KPU Kabupaten Malang Pakai Tujuh Dapil Versi Baru

Selasa, 12 Maret 2013 17:13 WIB
SURYA Online, MALANG-KPU Kabupaten Malang akan memakai tujuh daerah pemilihan (dapil) versi baru untuk pemilihan legislatif (pileg) 2014. Hal ini berdasarkan keputusan KPU No 107/Kpts/KPU/TAHUN 2013 tanggal 9 Maret 2013.

"Memang fisik suratnya belum diterima KPU. Tapi keputusan itu sudah dimuat di situs KPU," jelas Sofie Rahma Dewi, anggota KPU Kabupaten Malang kepada Surya Online, Selasa (12/3/2013). Dalam pileg 2009, KPU Kabupaten Malang juga memakai tujuh dapil.

Tapi yang berbeda dalam tujuh dapil versi baru ini adalah keluarnya Kecamatan Tajinan yang sebelumnya di dapil satu yang kemudian masuk ke dapil tiga.

Sehingga tujuh dapil versi baru sesuai keputusan KPU pusat yaitu dapil Malang 1 meliputi Kecamatan Gondanglegi, Kepanjen, Bululawang dan Pagelaran dengan tujug kursi. Sedang dapil Malang 2 meliputi Kecamatan  Pakis, Singosari dan Lawang memperebutkan delapan kursi.

Sedang dapil Malang 3 terdiri dari Kecamatan Poncokusumo, Wajak, Tajinan, Tumpang dan Jabung memperebutkan tujuh kursi. Sementara dapil Malang 4 terdiri atas Kecamatan Dampit, Ampelgading, Turen dan Tirtoyudo dengan tujuh kursi. Sedang dapil Malang 5 terdiri atas Kecamatan Donomulyo, Pagak, Bantur dan Sumbermanjing Wetan, Gedangan dengan tujuh kursi.

Sedang dapil Malang 6 terdiri dari Kecamatan Kalipare, Sumberpucung, Pakisaji, Ngajum, Kromengan, Wonosari dengan tujuh kursi. Sedang dapil Malang 7 meliputi Wagir, Dau, Karangploso, Pujon serta Ngantang dan Kasembon memperebutkan tujuh kursi.

Sehingga jumlah kursi di DPRD Kabupaten Malang ada 50 kursi. "Jumlah kursi yang disediakan di tiap dapil sudah proporsional sesuai dengan jumlah penduduknya," kata wanita berjilbab ini
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
491351 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas