A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Harga-harga Naik, Pengusaha Kurangi Marjin Keuntungan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Surya

Harga-harga Naik, Pengusaha Kurangi Marjin Keuntungan

Selasa, 12 Maret 2013 18:25 WIB
SURYA Online, MALANG – Kenaikan harga elpiji, listrik, dan bawang putih yang bertubi-tubi membuat pengusaha resto di Kota Malang putar otak untuk menyiasatinya.

Taman Indie Resto Araya, misalnya, memilih mengurangi margin keuntungan dari harga tiap  masakannya.

Hal ini dikatakan Nanang Wintoro, Resto Manager Taman Indie Araya, di mana kebijakan mengurangi margin keuntungan itu telah dilakukan pada awal tahun lalu.

“Memang kenaikan beruntun gas elpiji, listrik, dan baru-baru ini bawang merah-putih, benar-benar menguji kami. Tapi kami tetap bekesimpulan belum perlu menaikan harga untuk saat ini,” kata Nanang kepada Surya online, Selasa (12/3/2013).

Nanang membeberkan tiap harga makanan pihak Taman Indie Resto Araya mengambil margin keuntungan 65-70 persen.

Tapi kenaikan harga gas elpiji, listrik, dan bawang membuat Taman Indie Resto Araya menurunkan menjadi margin keuntungan menjadi 55-60 persen.

“Misalkan biasanya kami untung Rp 40.000 untuk satu menu makanan, sekarang kami turunkan menjadi Rp 30.000 saja. Itu masih mampu untuk menutupi gejolak harga sekarang, terutama bawang merah-putih,” sambungnya.

Harga makanan di Taman Indie Resto Araya, beber Nanang, belum lagi mengalami kenaikan sejak Agustus 2012.

Nanang mengungkapkan, tiap enam bulan sekali, manajemen Taman Indie Resto Araya selalu melakukan evaluasi terhadap harga-harga bahan pokok yang bisa berimbas pada harga menu makanan.

“Dan walaupun sekarang ini banyak yang naik, kami masih bisa untung. Bumbu-bumbu pun juga tidak ada yang kami kurangi,” tutupnya
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
491491 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas