Selasa, 21 April 2015

Putusan PTUN Tidak Sepenuhnya Untungkan UIN Maulana Malik Ibrahim

Senin, 11 Maret 2013 16:45

Menurut penggugat, Holilur Rohman, putusan PTUN menolak gugatan mahasiswa. Penolakan tersebut bukan berarti gugatannya kalah.

Pihaknya juga tidak akan memanfaatkan waktu 14 hari yang diberikan untuk melakukan perlawanan.

Putusan tersebut justru memberikan jalan untuk melakukan tuntutan uji materi melakui Mahkamah Agung atau Mahkamah Konstitusi. Namun, langkah tersebut juga tidak akan dilakukan.

“Gugatan tersebut sebagai peringatan terhadap pihak universitas dan Kementerian Agama, bahwa kami serius mempermasalahkan proses pemilihan rektor,” tegasnya, Senin (11/3/2013), saat ditemui di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Pos Malang, Jalan Lentjen Sutoyo Gang V/31 Kota Malang.

Berdasar putusan PTUN tersebut, gugatan memang tidak bisa dilakukan terhadap putusan senat universitas. Namun, jika nantinya sudah ada penetapan definitif maka pihaknya akan melakukan gugatan lagi ke PTUN.

“Kalau nanti Kementerian Agama menetapkan rektor definitif, membuka celah kepada kami untuk melakukan gugatan. Penetapan individu tersebut yang akan kaki gugat,” jelasnya.

Lanjut Rohman, sebagai tindak lanjut putusan PTUN pihaknya akan mengirim surat ke Kementerian Agama agar proses pemilihan rektor di UIN diulang.

Halaman12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas