A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

BLKI Sidoarjo Dituding Proyek Titipan Kemenakertrans - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Surya

BLKI Sidoarjo Dituding Proyek Titipan Kemenakertrans

Jumat, 8 Maret 2013 19:05 WIB
BLKI Sidoarjo Dituding Proyek Titipan Kemenakertrans
surya/anas miftakhudin
Lahan BLKI di Desa Janti, Kecamatan Tulangan masih berupa hamparan karena pembangunan BLKI belum diteruskan, Jumat (8/3/2013).
SURYA Online SIDOARJO - Proyek Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) di Desa Janti, Kecamatan Tulangan yang menghabiskan dana sekitar Rp 250 miliar dituding sebagai proyek 'titipan' dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemanakertrans).

Tudingan itu dilontarkan anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Habibullah. Ia beralasan, banyak di Jawa Timur banyak berdiri Balai Latihan Kerja (BLK) tapi pengelolaannya kurang maksimal. “Seperti di BLKI Menanggal, Surabaya yang cukup besar tapi masih kurang maksimal. Kini kok ditambah lagi di Sidoarjo,” tuturnya, Jumat (8/3/2013).

Menurut politisi PKNU, pembangunan BLKI di Sidoarjo tak ubahnya hanya sebagai penyaluran proyek dari Kemenakertrans saja. Begitu gedung itu jadi, belum tentu pengelolaanya bisa maksimal. Ditambah lagi lokasi BLKI yang ada di Desa Janti cukup jauh dari pusat Kota Sidoarjo.

“Memang disediakan BLKI untuk mendidik tenaga andal. Tapi bagaimana pengelolaannya ke depan. Jangan sampai selesai membangun sudah tidak ada lanjutnya,” ungkapnya.

Di Sidoarjo sebenarnya sudah ada Indonesian Footwear Service Center (IFSC) di Tanggulangin. Rupanya tempat yang disediakan untuk pelatihan membikin sepatu itu masih kurang maksimal penggunaannya jika dibandingkan dengan gedungnya yang megah.

“Memang langkah yang dilakukan Pemkab sangat bagus. Tetapi bagaimana pengelolaannya itu yang harus dipikirkan,” paparnya.

Apakah BLKI itu ditolak atau terus dibangun karena sekarang masih dalam tahap pengurukan.

“Kami masih menunggu hasil konsultasi ke Kemenakertrans. Secara pribadi, saya tidak setuju dengan pendirian BLKI itu. Lebih baik lahan 10,8 ha itu dimanfaatkan untuk kepentingan pemkab daripada dihibahkan ke Kemenakertrans,” tandas Habibullah.
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
486051 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas