A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Polres Blitar Gelar Tes Narkoba, 2 Polisi Positif - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Surya

Polres Blitar Gelar Tes Narkoba, 2 Polisi Positif

Rabu, 27 Februari 2013 18:48 WIB
Polres Blitar Gelar Tes Narkoba, 2 Polisi Positif
surya/imam taufiq
Sebelum tes urine polisi polres Blitar digeledah, Rabu (27/2/2013).
SURYA Online, BLITAR - Dua anggota Polres Blitar ini tergolong cerdik. Bermaksud mengelabui atasannya saat tes urine di Polres Blitar, Rabu (27/2/2013), mereka membawa urine dari rumah.

Namun, secerdik-cerdiknya mereka, ternyata masih ketahuan juga. Sebab, sebelum dites urine, mereka digeledah satu per satu.

Siang itu sebenarnya ada 22 anggota polres dan polsek menjalani tes urine.

Informasinya, ke-22 anggota itu sudah di-TO atasannya terkait dugaan sebagai pemakai, di antaranya, 11 anggota buser dan 11 Sabhara, mulai polres dan polsek jajaran Polres Blitar. Namun, dari 22 anggota itu, yang positif hanya dua orang.

Tes urine itu mendadak pagi itu. Tujuannya, agar tak ada persiapan. Perintah atasannya, mereka hanya disuruh datang ke Polres Blitar sekitar pukul 09.00 WIB. Itu bagi anggota polsek.

Begitu sudah berkumpul, mereka disuruh naik ke lantai dua dan dipanggil secara bergiliran dua-dua diambil urinenya di kamar kecil di ruangan waka polres. Namun, sebelum menjalani tes urine, mereka digeledah barang bawaannya di ruangan Kompol Erick Hermawan, Waka Polres, mulai dompet, rokok, tempat HP.

Di saat dilakukan penggeledahan, ada anggota dengan nomer urut 5 tesnya, Briptu Pt (35), anggota Sabhara Polres Blitar, kedapatan membawa urine di saku celananya.

Urine itu disimpan dalam botol kecil bekas betadin. Karuan, ia langsung jadi perhatian pimpinannya dan langsung dilakukan tes urine. Hasilnya, urinenya positif.

"Itu mengandung sabu-sabu dan pil inek," kata AKPB Hendri Siswanto, Kepala BNK Kabupaten Blitar, yang memimpin proses tes urine tersebut, Rabu (27/2/2013).

Begitu terindikasi positif urinenya, ia tak boleh meninggalkan tempat dan langsung diinterogasi Erick.

Semula ia tak mengaku sebagai pemakai namun setelah didesak tak bisa mengelak, termasuk urine yang dibawa dari rumah itu bukan urinennya sendiri melainkan mengambil urine temannya.

Informasinya, ia sudah lama memakai sabu-sabu sejak masih jadi anggota Polsek Kademangan.

Setelah dilakukan tes semuanya, bukan hanya Briptu Pt yang terindikasi, namun ada satu lagi, yakni, Briptu Pp, (27), anggota Polsek Wates.

Pp datang ke Polres Blitar terlambat. Padahal, perintahnya sekitar pukul 09.00 WIB namun ia baru tiba di polres ketika tes urine akan berakhir atau urutan ke-21 sekitar pukul 10.40 WIB.

Dengan gugup, ia mengaku datang terlambat karena baru dalam perjalanan dari Kediri. Selanjutnya, ia disuruh masuk ke ruangan waka polres dan langsung digeledah barang bawaannya.

Yang mengejutkan waka polres, ia sudah sangu urine dari rumah. Itu ditemukan di saku celananya, sebuah botol refanol. Setelah dicium, ternyata isinya bukan refanol melainkan air kencing.

Setelah dites, ternyata hasilnya positif. Karuan, kedua polisi itu langsung diamankan Propam. "Tes urinennya sama-sama positif mengandung sabu-sabu dan pil inek," ujar Hendri.

Kompol Erick Hernawan, Waka Polres Blitar mengatakan, karena urinenya positif maka kedua oknum anggota itu langsung diambil sampel darahnya.

Terkait sanksinya, ia mengatakan, cukup berat, bisa sampai pemecatan. "Kita tunggu dulu hasil tes darahnya sambil pemeriksaan Propam. Kasus seperti ini (anggota terbukti memakai obat-obatan terlarang) sanksinya berat karena ini merupakan atensi pimpinan," tegasnya.
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
472872 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas