A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

BKD Mojokerto Sidak, 22 Guru Tinggalkan Kelas - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Surya

BKD Mojokerto Sidak, 22 Guru Tinggalkan Kelas

Kamis, 21 Februari 2013 15:55 WIB
SURYA Online, MOJOKERTO - Sebanyak 22 guru di Kota Mojokerto meninggalkan kelas saat jam belajar mengajar berlangsung. Temuan ini sempat mengagetkan tim penegak disiplin BKD yang melakukan sidak Kamis (21/2/2013). Puluhan guru yang tak ditemukan di sekolah itu ada di SMAN 2 dan SMPN 8 Mojokerto.

Kepala BKD Mochammad Imron yang memimpin sidak semula tak habis pikir. Begitu melihat ruang guru dan kelas, banyak yang kosong. "Sebanyak 20 guru tak ada di kelasnya karena mengikuti workshop pendidikan di Surabaya," kata Imron.

Selain 20 guru yang tak ada di kelas, Kepala Sekolah Sugiono di sekolah eks-RSBI ini juga tak ada di tempat. Imron terus meminta keterangan para guru. Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Ijen ini memang sudah mengagendakan worshop di Surabaya.

Sementara itu, dua guru juga ditemukan tak ada di kelas saat jam aktif di SMPN 8 Mojokerto. Namun keduanya dinyatakan memiliki ijin yang sah.

"Kalau memang ada ijin dengan kegiatan yang jelas demi kemajuan pendidikan bisa ditoleransi. Tapi jika hanya semata-mata keluar tanpa jelas agendanaya, akan masuk catatan kami," kata Imron.

Untuk kedisiplinan PNS, tim penegak disiplin tak main-main. Akan dilihat sejauh mana tingkat pelanggaran disiplin. Apakah ringan, sedang, atau berat. Sanksi mulai adminsitratif, tak naik pangkat, sampai penundaan gaji.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas