Rabu, 2 September 2015

Wacana Provinsi Madura Kembali Dikobarkan

Selasa, 5 Februari 2013 17:01

Wacana Provinsi Madura Kembali Dikobarkan
surya/moh rivai
Puluhan warga Sumenep yang tergabung dalam Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Madura (P4M) mendatangi dewan untuk mendesak Madura Provinsi.

Puluhan pengunjukrasa yang mengatasnamakan Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Madura (P4M) mendatangi dewan untuk mendesak Dewan Sumenep agar segera membuat rekomendasi kepada DPRD Jatim dan DPR RI di Jakarta, bahwa Madura sudah saatnya memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur.

Madura dengan segala potensi yang dimiliki cukup untuk membekali wilayahnya sendiri dengan empat kabupaten di Madura. Apalagi selama ini segala kekayaan alam dan potensi-potensi lainnya dirasa sangat cukup untuk mandiri, yang itu diwujudkan dengan terbentuknya provinsi Madura.

‘’Selama ini potensi alam dan kekayaan lainnya hanya dinikmati oleh provinsi Jatim, sementara warga Madura sendiri hanya jadi penonton tanpa bisa menikmati kekayaan bumi Madura,’’ ujar Edy Junaidi koorlap aksi.

Jika dibiarkan, sambung Edy, bukan tidak mungkin ekonomi warga Madura akan selalu berada digaris bawah yang selalu termarginalkan oleh kebijakan luar Madura.

Kekayaan Madura yang tiada tara ini bahkan terbesar di Jawa Timur, khususnya dari tambang minyak dan gas (migas) seharusnya dikelola sendiri dan dinikmati sendiri tanpa campur aduk daerah lain.

‘’Kami minta Dewan Sumenep benar-benar memperhatikan tuntutan kami dan menuntut kawan-kawan yang ada di kursi legislatif merekomendasikan tuntutan kami,’’ tegas Edy.

Keinginan elemen masyarakat Madura asal Sumenep mengaku tidak akan tanggung-tanggung. Karena selain mendatangi kantor DPRD Sumenep, mereka juga dalam minggu ini akan mendatangi tiga kantor DPRD di Madura, seperti Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Tujuannya sama menggalang dukungan pembentukan Provinsi Madura.

Halaman12
Penulis: Moh Rivai
Editor: Heru Pramono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas