A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Wacana Provinsi Madura Kembali Dikobarkan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 24 Agustus 2014
Surya

Wacana Provinsi Madura Kembali Dikobarkan

Selasa, 5 Februari 2013 17:01 WIB
Wacana Provinsi Madura Kembali Dikobarkan
surya/moh rivai
Puluhan warga Sumenep yang tergabung dalam Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Madura (P4M) mendatangi dewan untuk mendesak Madura Provinsi.
SURYA Online, SUMENEP - Desakan agar Madura memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur dengan membentuk Provinsi Madura yang mandiri kembali didengungkan. Kali ini dukungan Madura sebagai provinsi itu digelorakan dari Kabupaten Sumenep dengan menggelar aksi unjurkasa ke kantor DPRD Sumenep, Selasa (5/2/2013).

Puluhan pengunjukrasa yang mengatasnamakan Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Madura (P4M) mendatangi dewan untuk mendesak Dewan Sumenep agar segera membuat rekomendasi kepada DPRD Jatim dan DPR RI di Jakarta, bahwa Madura sudah saatnya memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur.

Madura dengan segala potensi yang dimiliki cukup untuk membekali wilayahnya sendiri dengan empat kabupaten di Madura. Apalagi selama ini segala kekayaan alam dan potensi-potensi lainnya dirasa sangat cukup untuk mandiri, yang itu diwujudkan dengan terbentuknya provinsi Madura.

‘’Selama ini potensi alam dan kekayaan lainnya hanya dinikmati oleh provinsi Jatim, sementara warga Madura sendiri hanya jadi penonton tanpa bisa menikmati kekayaan bumi Madura,’’ ujar Edy Junaidi koorlap aksi.

Jika dibiarkan, sambung Edy, bukan tidak mungkin ekonomi warga Madura akan selalu berada digaris bawah yang selalu termarginalkan oleh kebijakan luar Madura.

Kekayaan Madura yang tiada tara ini bahkan terbesar di Jawa Timur, khususnya dari tambang minyak dan gas (migas) seharusnya dikelola sendiri dan dinikmati sendiri tanpa campur aduk daerah lain.

‘’Kami minta Dewan Sumenep benar-benar memperhatikan tuntutan kami dan menuntut kawan-kawan yang ada di kursi legislatif merekomendasikan tuntutan kami,’’ tegas Edy.

Keinginan elemen masyarakat Madura asal Sumenep mengaku tidak akan tanggung-tanggung. Karena selain mendatangi kantor DPRD Sumenep, mereka juga dalam minggu ini akan mendatangi tiga kantor DPRD di Madura, seperti Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Tujuannya sama menggalang dukungan pembentukan Provinsi Madura.

Bagaimana tanggapan Dewan Sumenep, M Abrori Mannan, Ketua Komisi A DPRD Sumenep mengatakan, pihaknya sepakat dengan tuntutan masyarakat Sumenep yang mengaku Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Madura (P4M), yang mengusulkan agar Madura segera dijadikan sebagai provinsi.

‘’Kita memang telah melakukan lobby-lobby dengan rekan-rekan sesama anggota DPRD, agar keinginan agar Madura menjadi provinsi dapat terwujud,’’ ujar Abrori.

Bentuk lobby-lobby yang dimaksudkan Abrary yakni dalam pertemuan dengan kaukus parlemen Madura, pihaknya sudah terus mewacanakan agar provinsi Madura bukan hanya sekedar sebuah desakan atau wacana biasa yang tiada ujung pangkalnya, tetapi sudah merupakan target utama bahwa Madura harus jadi provinsi.

‘’Dengan Madura jadi provinsi maka, warga masyarakat Madura dapat mengurusi rumah tangganya sendiri tanpa harus mengggantungkan diri ke provinsi Jawa Timur,’’ katanya.

Untuk memantapkan desakan dan tuntutan itu, pihaknya berjanji akan mengundang anggota kaukus parlemen untuk membicarakan desakan Madura Provinsi itu. ‘’ Kita sediakan tempat dan fasilitas di Sumenep agar ada kita bisa mengetahui secara detail bagaimana sebuah keinginan untuk Madura Provinsi terwujud,’’ tambahnya.

Terkait dengan peraturan bahwa untuk menjadikan Madura Provinsi, maka paling sedikit harus punya 5 kabupaten, maka yang sangat mungkin dikembangkan adalah Sumenep. Dengan letak geografis daratan dan kepulauan, maka bisa jadi dipecah menjadi dua bagian Kabupaten Sumenep daratan dan Kabupaten Sumenep kepulauan.
Penulis: Moh Rivai
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
439102 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas