A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Konflik Puger Jember Jadi Atensi Pemprov Jatim - Surya
Jumat, 28 November 2014
Surya

Konflik Puger Jember Jadi Atensi Pemprov Jatim

Jumat, 18 Januari 2013 16:08 WIB

SURYA Online, JEMBER - Persoalan antar kelompok di Kecamatan Puger rupanya menyita perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hari ini, jajaran Pemkab Jember memberikan paparan terkait persoalan Puger di kantor Bakesbang Pemprov Jatim.

Kepala Bagian Humas Pemkab Jember, Sandi Suwardi Hasan mengatakan paparan dilakukan oleh pihak Bakesbang Pemkab Jember dan sejumlah pihak.

Menurut Sandi, yang terjadi di Puger merupakan konflik internal antar tokoh dan kelompok saja, bukan persoalan perbedaan aliran.

"Ya kami hari ini paparan di kantor Bakesbang Pemprov soal Puger," ujar Sandi kepada surya.co.id Jumat (18/1/2013).

Persoalan ini sebenarnya hanya dipicu soal ketokohan di Puger.  Kelompok-kelompok tokoh itu membawa massa yang bisa akhirnya menimbulkan konflik.

"Andaikan para tokoh itu berbicara tentunya hasilnya lebih bagus," ujarnya.

Untuk meredam konflik agar tidak memanas lagi, ia meminta agar pawai obor tidak dilakukan terlebih dahulu hingga keadaan kondusif. Kemudian, orang-orang yang diduga kuat menggerakan orang-orang datang ke Puger sambil membawa parang juga harus diperingatkan.

"Dan sesuai dengan arahan bapak bupati, sebaiknya semua pihak menahan diri hingga ada pertemuan lanjutan," tegas Sandi.

Sementara itu, personel TNI dan Polri juga masih disiagakan di Puger. Mereka tetap menjaga keamanan hingga kondisi benar-benar kondusif.
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Rudy Hartono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas