Jumat, 27 Maret 2015

Biaya Masuk Unair Turun Hingga Jutaan Rupiah

Selasa, 15 Januari 2013 19:43 WIB

Penurunan biaya ini sesuai amanat Kemendikbud bahwa biaya kuliah di PTN seharusnya turun menyusul diberinya Bantuan Operasional setiap PTN. Besaran dana BOPTN setiap PTN hampir sama yakni rata-rata  Rp 64 miliar. Dana ini harus mampu menekan biaya operasional PTN.

"Kami sedang hitung-hitung biaya masuk dan per semester besaran persisnya sampai berapa setelah ada BOPTN. Bisa jadi akan menyusut hingga Rp 1 juta. Bisa juga lebih," kata Wakil Rektor II Unair Muhammad Nasih, Selasa (15/1/2013).

Unair saat ini sedang menghitung akan sampai pada titik besaran berapa biaya yang diberlakukan untuk mahasiswa. Namun yang pasti, biaya kecil-kecil seperti almamater, biaya KKN, wisuda, asuransi, dan biaya untuk pendukung penelitian tak akan dibebankan kepada mahasiswa.

"Tapi sekali lagi, nominal dan besaran biaya kuliah yang dipastikan turun itu hanya berlaku untuk mahasiswa baru. Mahasiswa lama tetap berjalan sebagaimana mestinya," tandas Nasih.

Pria asli Jombang ini juga sedang mengutak-atik agar BOPTN tersebut juga bisa mengurangi besaran Sumbangan Pembinaan dan Peningkatan Pendidikan (SP3) di setiap program studi Unair. Untuk jurusan tertentu yang tak menuntut pertemuan intensif dan praktik seperti kedokteran, SP3 bahkan bisa ditiadakan.

Namun untuk kedokteran yang menuntut pertemuan setiap mahsiswa satu dosen untuk mata kuliah tertentu, SP3 jurusan ini kesulitan menghitungnya. "Kita usahakan untuk turun biaya masuk Unair. Termasuk jalur Mandiri akan kita akomodir juga," tambah Nasih.

Secara berahap, biaya kuliah Unair akan disesuiakan dengan aturan penyaluran BOPTN. Selama ini, biaya masuk Unair untuk jalur reguler (bukan jalur Mandiri) biaya masuk sampai Rp 35 juta. SPP per semester 1,2 juta plus biaya krenthil-krenthil bisa Rp 2,2 juta.

Halaman12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Satwika Rumeksa
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas