Kamis, 18 Desember 2014
Surya

Biaya Masuk Unair Turun Hingga Jutaan Rupiah

Selasa, 15 Januari 2013 19:43 WIB

SURYA Online, SURABAYA - Biaya penerimaan mahasiswa baru di Unair dan PTN-PTN tahun ini dipastikan turun. Bahkan biaya masuk dan biaya semesteran bagi mahasiwa baru akan turun hingga jutaan rupiah. Saat, pimpinan Unair sedang menghitung besaran dan formula detilnya.

Penurunan biaya ini sesuai amanat Kemendikbud bahwa biaya kuliah di PTN seharusnya turun menyusul diberinya Bantuan Operasional setiap PTN. Besaran dana BOPTN setiap PTN hampir sama yakni rata-rata  Rp 64 miliar. Dana ini harus mampu menekan biaya operasional PTN.

"Kami sedang hitung-hitung biaya masuk dan per semester besaran persisnya sampai berapa setelah ada BOPTN. Bisa jadi akan menyusut hingga Rp 1 juta. Bisa juga lebih," kata Wakil Rektor II Unair Muhammad Nasih, Selasa (15/1/2013).

Unair saat ini sedang menghitung akan sampai pada titik besaran berapa biaya yang diberlakukan untuk mahasiswa. Namun yang pasti, biaya kecil-kecil seperti almamater, biaya KKN, wisuda, asuransi, dan biaya untuk pendukung penelitian tak akan dibebankan kepada mahasiswa.

"Tapi sekali lagi, nominal dan besaran biaya kuliah yang dipastikan turun itu hanya berlaku untuk mahasiswa baru. Mahasiswa lama tetap berjalan sebagaimana mestinya," tandas Nasih.

Pria asli Jombang ini juga sedang mengutak-atik agar BOPTN tersebut juga bisa mengurangi besaran Sumbangan Pembinaan dan Peningkatan Pendidikan (SP3) di setiap program studi Unair. Untuk jurusan tertentu yang tak menuntut pertemuan intensif dan praktik seperti kedokteran, SP3 bahkan bisa ditiadakan.

Namun untuk kedokteran yang menuntut pertemuan setiap mahsiswa satu dosen untuk mata kuliah tertentu, SP3 jurusan ini kesulitan menghitungnya. "Kita usahakan untuk turun biaya masuk Unair. Termasuk jalur Mandiri akan kita akomodir juga," tambah Nasih.

Secara berahap, biaya kuliah Unair akan disesuiakan dengan aturan penyaluran BOPTN. Selama ini, biaya masuk Unair untuk jalur reguler (bukan jalur Mandiri) biaya masuk sampai Rp 35 juta. SPP per semester 1,2 juta plus biaya krenthil-krenthil bisa Rp 2,2 juta.

Nanti setelah diperoleh hitungan yang tepat, biaya masuk bisa berkurang. Setidaknya, SP3 Rp 35 juta misalnya bisa diangsur per semester. Sementara biaya kacil-kecil seperti wisuda atau KKN dan seterusnya dipastikan lenyap tak perlu dibayar.

"Salah satu opsinya adalah mengangsur SP3 setiap semester hingga delapan semester. Tak ada uang Rp 35 juta sekaligus saat masuk menjadi maba. Artinya, pendapatan Unair dipastikan berkurang," tambah Nasih.

Pendapatan Unair atau uang yang terkumpul selama maba diperkirakan akan menyusut sekitar 90 miliar. Ada lebih dari Rp 150 miliar pendapatan unair saat musim maba. Sebab, SP3 harus dilunasi di awal masuk. Kalau BOPTN, SP3 bisa dicicil.

"Makanya, setiap PTN kini diwajibkan menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Tak ada lagi SP3 berdiri sendiri atau biaya-biaya krenthil lainnya," kata Nasih.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas