Rabu, 10 Juni 2026

Festival Sinema Prancis

Dikatakan Fakhri, salah satu anggota tim properti film Palak, bahwa film ini bercerita tentang pemalakan yang dilakukan preman.

Tayang:
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, SURABAYA –Ajang tahunan Festival Sinema Prancis edisi ke-17 akan digelar di Surabaya pada 19 dan 20 Januari 2013 di Cinema XXI Ciputra World Surabaya (CWS). Festival ini berlangsung serentak di sembilan kota di Indonesia. Yaitu Balikpapan, Bandung, Makassar, Malang, Medan, Semarang, Solo, Surabaya dan Yogyakarta.

“Festival Sinema Prancis adalah festival sinema asing pertama di Indonesia sejak 1996. Program ini merupakan jembatan penting yang menghubungkan sinema Prancis dengan masyarakat Indonesia,” ujar Mathieu Dumesnil, Direktur Institut Francais Indonesia (IFI), Senin (14/1/2013).

“Kali ini, konsep berbeda akan ditampilkan, antara lain dengan penyelenggaraan Kompetisi Film Pendek Nasional,” kata Mathieu di Auditorium IFI Surabaya, Komplek AJBS, Jl Ratna.

Film pendek berjudul Palak karya Sinematografi Unair juga akan diputar di Surabaya. Film ini masuk 10 besar finalis Kompetisi Film Pendek Nasional. Dikatakan Fakhri, salah satu anggota tim properti film Palak, bahwa film ini bercerita tentang pemalakan yang dilakukan preman.

“Kami ingin menyampaikan bahwa palak oleh preman itu tak jauh beda dengan korupsi yang dilakukan para aparatur negara,” ujar Fakhri. Film Palak dikerjakan selama lima minggu. Dua minggu unutk pra produksi dan perekaman video, serta tiga minggu untuk proses editing.

Selain Palak, sembilan finalis lainnya juga akan diputar pada Sabtu (26/1) di Auditorium IFI Surabaya yang terbagi dalam dua sesi, pukul 14.00 WIB dan pukul 18.00. Film-film itu berjudul Jatisari First Blood, Wrong Day, Parkir, Halo, Keripik Sukun Mbok Darmi, Waktu Kunjung Pacar, Tanya Jawab, Jumprit Singit serta juara pertama Penghulu.

Ditambahkan oleh Mathieu, pemenang kom petisi film pendek ini akan menerima hadiah gratis jalan-jalan ke Perancis beserta pemutaran film mereka di sana.

Sementara itu, pada film-film Perancis yang akan diputar berjudul Asterix & Obelix, Untouchable, The Chef, Camille Rewinds, dan A Gang Story. Seluruh film itu dapat ditonton selama dua hari penyelenggaraan festival di Studio 5 dan Studio 6 CWS. Film juga dilengkapi dengan teks berbahasa Inggris atau Indonesia dengan biaya Rp 25.000, separo harga akhir pekan.

Festival diakhiri dengan program Fokus yang akan memutar film karya sutradara Prancis, Olivier Assayas, di Auditorium IFI Surabaya secara gratis

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved