• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Surya

Tes Masuk Poltek Negeri Kini Dahului SNMPTN

Senin, 7 Januari 2013 14:19 WIB
Tes Masuk Poltek Negeri Kini Dahului SNMPTN
surya/nuraini faiq
Direktur PPNS Mahfud
SURYA Online, SURABAYA - Tes masuk Politeknik Negeri di seluruh Indonesia kini lebih dini. Seleksi untuk pendidikan berbasis tenaga ahli tahun ini digelar mendahului pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kini, Poltek Negeri makin percaya diri seiring makin dibutuhkan dan diakuinya lulusan Poltek di dunia industri.

Tidak hanya tenaga ahli, tapi juga profesionalitas karya nyatanya dirasakan indutri. "Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, seleksi masuk Poltek Negeri tahun ini kita gelar mendahului SNMPTN. Kami kini makin pede (percaya diri)," ucap Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Muhammad Mahfud, Senin (7/1/2013).

Keputusan menggelar seleksi Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) mendahului SNMPTN adalah sejarah baru. Selama ini, UMPN selalu digelar membelakangi SNMPTN. Artinya SNMPTN dulu baru UMPN.

"Masuk Poltek adalah pilihan. Namun pendidikan Poltek dirancang untuk tenaga ahli. Bukan melulu keilmuan. Ini bukti bahwa mahasiswa kami bukan koretan atau buangan siswa SNMPTN tapi masuk Poltek adalah pilihan tepat. Tulang punggung industri adalah Poltek," tambah pria asli Ponorogo ini.

Belum diputuskan masa pendaftaran untuk masuk Poltek ini. Namun tes masuk akan digelar 6 Juli. "Bahkan untuk seleksi jalur undangan atau tanpa ujian tulis saat ini sedang berlangsung. Ada 9 prodi terkait perkapalan," kata Mahfud kembali.

Lulusan Poltek kini makin terserap di bidang keahlian pekerjaan dan industri. Tidak heran jika saat ini makin banyak lulusan SMA yang juga melanjutkan ke Poltek. Komposisinya kini 40 SM dan 60 SMK. Bahkan dari total mahasiswa sebanyak 650 mahasiswa, 30 persen cewek.

"Semua pendaftaran via online dan bisa datang ke Poltek untuk dibantu. Saat ini sedang diseleksi jalur undangan atau tanpa tes  mulai 15 oktober 2012 hingga 15 Februari. Dilanjutkan gelombang dua pada 18 feb - 24 mei untuk jalur undangan," terang Eko Pujianto, Pembantu Dekan I.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
406031 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas