A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Pemalsuan Akta Jual Beli Bisa Libatkan Perbankan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Surya

Pemalsuan Akta Jual Beli Bisa Libatkan Perbankan

Kamis, 3 Januari 2013 18:42 WIB
SURYA Online, MALANG – Kasus dugaan pemalsuan akta jual beli (AJB) oleh notaris Kuntjoro Wihono yang sore ini dilaporkan ke Polres Malang oleh anggota Denpom V/3 Brawijaya, Kopral Sukirman (51), tak menutup kemungkinan bisa memunculkan keterlibatan pihak perbankan.

Pasalnya, sertifikat rumah mlik Sukirman (51) yang AJB-nya diduga dipalsukan oleh Kuntjoro, ternyata telah diagunkan ke Bank Panin.

Anehnya, tindakan mengagunkan sertifikat tersebut, dilakukan oleh seseorang yang diduga menggunakan identitas palsu. Artinya, bila memang benar demikian, maka disinyalir telah terjadi kejahatan perbankan yang diduga melibatkan oknum tertentu dari pihak bank.

Kuasa hukum Sukirman, Eddy Hartanto, kepada surya.co.id mengatakan bahwa setelah AJB dibuat oleh notaris  Kuntjoro Wihono, sertifikat kemudian diagunkan ke bank dengan menggunakan identitas seseorang berinisial Yhr. Anehnya, ketika ditelusuri, terungkap bahwa identitas itu benar milik Yhr, namun foto dalam kartu identitas itu adalah foto milik Rn, seorang warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dengan keanehan tersebut, Eddy lantas berpendapat bahwa telah terjadi “permainan” dengan pihak bank yang menyebabkan dokumen palsu tersebut bisa dijaminkan. “Kalau seperti itu, berarti telah terjadi juga kejahatan perbankan dalam kasus ini,” tambah Eddy.

Meski mensinyalir telah terjadi kejahatan perbankan dalam perkara ini, namun Eddy menegaskan bahwa pihaknya untuk saat ini masih akan fokus pada laporan yang mereka buat ke Polres Malang terhadap notaris Kuntjoro Wihono. “Sekarang kami akan selesaikan masalah pidananya dulu saja,” pungkas Eddy.
Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
402342 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas