• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Surya

Bidik Misi Bisa di Jalur Mandiri

Selasa, 1 Januari 2013 19:15 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Mahasiswa dari keluarga tak mampu tak perlu cemas untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. Pemerintah kini makin membuka peluang lulusan SMA/SMK/MA yang pinter dari keluarga tak mampu ini dibiayai hingga lulus di setiap PTN.

Asal diterima di PTN dengan proses awal melalui Bidik Misi, mereka bisa gratis kuliah. Syarat utama, harus pinter dulu atau yang penting diterima dulu melalui seleksi di setiap PTN. Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud akan menanggung semua biaya selama menempuh studi di PTN.

Bahkan tahun ini, beasiswa Bidik Misi tidak hanya melalui jalur seleksi tanpa tes, SNMPTN (seleksi nasional masuk PTN) yang sebelumnya jalur undangan dan seleksi jalur ujian tulis. Jalur mahal, jalur Mandiri pun kini bisa dimasuki calon mahasiswa dari ekonomi kurang mampu.

"Semua jalur seleksi kini terbuka untuk dimanfaatkan beasiswa Bidik Misi. Prinsipnya, setiap PTN berhak atas kuota Bidik Misi. Terserah mau melalui jalur seleksi apa," terang staf Kemendikbud bidang media, Sukemi, kepada surya.co.id, Selasa (1/12/2012).

Bidik Misi adalah beasiswa khusus bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Diseleksi saat awal pendaftaran masuk PTN. Seluruh biaya SPP, biaya penelitian, dan tugas akhir (skripsi) dicukupi pemerintah. Bahkan setiap bulan berhak atas biaya hidup sebesar Rp 600.000 per bulan. Apakah tahun ini akan ada kenaikan besaran tunjangan hidup ini, belum ada kepastian.

Kemi menjelaskan bahwa kuota beasiswa Bidik Misi tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. 2013 ini, kuota Bidik Misi seluruh PTN sekitar 150.000-an dari sebelumnya 92.000-an. Rata-rata setiap PTN mendapat kuota kurang lebih 600 mahasiswa.

Kuota ini kadang tidak sepenuhnya terisi. Tahun ini, Bidik Misi dimasukkan jalur Mandiri itu juga khabarnya dalam rangka pemenuhan jatah tersebut. "Eman, sudah ada kuota tak terisi. Bisa karena setelah diverifikasi dan visitasi, banyak mahasiswa yang gugur. Ternyata dari keluarga mampu. Makanya nanti bisa diisi di jalur Mandiri," kata Kemi.

Jalur Mandiri atau ada juga yang menyebut Kemitraan Mandiri diberlakukan setiap PTN. Jalur ini berbiaya mahal dengan biaya masuk dan SPP lebih mahal. Rektor Unesa Prof Muchlas Samani menjelaskan bahwa pengisian kuota Bidik Misi harus dilakukan sejak proses awal.

"Artinya, mahasiswa di jalur Kemitraan Mandiri jika ingin mendapatkan Bidik Misi harus sejak proses pendaftaran. Namun, kami masih belum tahu persis nanti mekanisme di jalur Mandiri seperti apa," kata Muchlas.

Informasi yang diterima, selama ini banyak mahasiswa yang memanipulasi data keluarga. Mereka awalnya diterima Bidik Misi karena menyebut dari keluarga tak mampu lengkap dengan dokumen. Setelah diverifikasi dan visitasi, mereka gugur. Biar tak hilang tahun ini bisa dialihkan ke jalur Mandiri.

Bisa menyusul dan mencari kembali mahasiswa pengganti di jalur Mandiri, atau sejak awal setiap PTN sudah mendapat pagu Bidik Misi setiap jalur seleksi.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
399902 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas