A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Puluhan Kiai NU Jatim Nonstruktural Dukung Khofifah - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Surya

Puluhan Kiai NU Jatim Nonstruktural Dukung Khofifah

Kamis, 27 Desember 2012 21:18 WIB
Puluhan Kiai NU Jatim Nonstruktural Dukung Khofifah
surya/sutono
Beberpa pengasuh pesantren berkumpul di Ponpes Tebuireng Jombang untuk mendukung Khofifah maju pada pilgub Jatim 2013 mendatang.
SURYA Online, JOMBANG-Puluhan ulama NU nonstruktural dari beberapa daerah di Jatim sepakat mendukung Khofifah Indarparawansa untuk maju memperebutkan kursi gubernur Jatim dalam Pilgub 2013 mendatang.
    
Kesepakatan atau sinyal kuat mendukung Khofifah itu dicetuskan dalam pertemuan tertutup di kediaman KH Solahudin Wahid (Gus Solah), di Kompleks Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (27/12/2012) sore.
    
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu, selain Gus Solah sebagai tuan rumah, hadir di antaranya, KH Hasib Wahab Hasbullah dari Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, KH Mas Mansur Sidosermo Surabaya.
    
Kemudian KH Masduqi Abdurrahim, dari Perak Jombang, KH Zulfikar As’ad dari Pesantren Darul Ulurm Rejoso Jombang, KH Abdul Hakim Gresik, KH Abd Ghofur dari PP Sunandrajat Lamongan dan sejumlah kiai dari pesantren Kediri, Nganjuk, Bojonegoro, Sidoarjo dan Tulungagung.
       
“Kami ingin calon gubernur dari NU hanya satu, dan hasil pertemuan tadi mengerucut dukungan kepada Khofifah untuk maju sebagai calon gubernur,” ujar KH Abdul Hakim Abas, dari Ponpes Leran,  Manyar, Gresik, usai pertemuan.
       
Menurut KH Abdul Hakim, alasan mendukung Ketua Umum PP Muslimat NU ini, karena di wilayah akar rumput, Khofifah mendapat dukungan sangat kuat. Selain itu, imbuh Abdul Hakim, mantan menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden GAbdurrahman Wahid ini juga memiliki integritas tinggi.    
       
“Jiwa sosialnya terhadap masyarakat kecil kuat. Dari para kiai yang hadir di sini, dukungan terhadap Bu Khofifah itu hampir seratus persen,” klaim KH Abdul Hakim Abas, meyakinkan.
       
Menurut Abdul Hakim Abas, dulu saat Pilgub 2008 lalu, Khofifah pernah maju dan masyarakat sudah kenal. Selisihnya juga sangat sedikit dengan pemenang, Soekarwo-Saifullah Yusuf.
       
“Jadi lebih baik kita dukung lagi untuk maju. Ibaratnya kini kami akan mengembalikan kemenangan yang dulu sebenarnya bisa diraih Bu Khofifah,” tandas KH Abdul Hakim Abas, diamini KH Mas Mansur.    
       
KH Abdurrahman Ustman dari Ponpes Almubarok, Tambakberas, Jombang, mengungkapkan, akan ada pertemuan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) maupun dengan Khofifah.
       
“Ada lima kiai yang akan bertemu dengan Khofifah dan Gus Ipul, untuk menyatukan suara NU. Insyaallah dalam tiga hari ini pertemuan itu akan dilakukan,” tandasnya.
    
Gus Sholah sendiri menyatakan, pertemuan belum terlalu mengerucut pada nama Khofifah atau Saifullah Yusuf. “Gus Solah hanya berharap dalam pilgub Jatim mendatang, hanya satu kader orang NU saja yang mencalonkan diri.
       
Untuk menentukan siapa yang  layak dari dua nama yang kini paling kuat dukungannya, Khofifah dan Gus Ipul, Gus Solah menyarankan PW NU melakukan survei. “Kalau perlu menggunakan lembaga yang independen sehingga hasilnya terpercaya,” ujarnya.
       
Penulis: Sutono
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
395451 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas