A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Manajemen KBS Khawatir Hujan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Surya

Manajemen KBS Khawatir Hujan

Selasa, 25 Desember 2012 17:08 WIB
Manajemen KBS Khawatir Hujan
surya/hadi santoso
RAMAI- Suasana KBS yang dipadati pengunjung, Rabu (25/12/2012)
SURYA Online, SURABAYA - Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) menargetkan 70 ribu jumlah pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru yang berbarengan dengan libur sekolah.

Namun, target jumlah pengunjung lewat program "Semarak Natal dan Tahun Baru 2013" tersebut terancam tidak terpenuhi. Penyebabnya adalah mulai seringnya hujan mengguyur Kota Surabaya dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bagian Operasional Umum dan Pelayanan Pengunjung KBS, Lastri Pujiono mengakui, pihaknya memang mengkhawatirkan hujan.

"Terus terang, kami memang khawatir kalau turun hujan. Jumlah pengunjung pasti turun kalau hujan. Karena KBS ini kan pengunjungnya harus jalan kaki. Untungnya selama libur ini tidak hujan," tegas Pujiono menjawab Surya, Rabu (25/12/2012).

Dikatakan Pujiono, pihaknya berharap banyak adanya lonjakan jumlah pengunjung pada tanggal 25, 30 dan 31 Desember. Tiga hari tersebut diharapkan bisa menutupi sepinya pengunjung KBS selama ini.

"Hari ini lumayan ramai, ada sekitar 10 ribu pengunjung. Tapi saya yakin puncaknya pada tanggal 30-31 Desember nanti," sambung pria asli Surabaya yang sudah bekerja di KBS sejak 1989 ini.

Menurut Pujiono, KBS tetap akan diminati karena selain harga tiket terjangkau, juga suasana nya yang natural. Selama ini, sambung dia, kebanyakan pengunjung KBS berasal dari daerah kulonan seperti Jombang dan Madiun.

"Tengerannya (tanda-tanda) gampang. Kalau untuk daerah Timur seperti Pasuruan atau Probolinggo menurun drastis sejak adanya Lumpur Lapindo," ujarnya.

Untuk menyedot pengunjung KBS, pihak manajemen sudah menyiapkan sejumlah atraksi. Seperti badut dan sulap, live music, sentuh satwa, dongeng satwa, feeding time (memberi makan), dan atraksi pelatihan gajah. "Yang paling diminati pengunjung ya show gajah dan sentuh satwa. Anak-anak senang bisa menyentuh kura-kura," sambung Pujiono.
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas