• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Surya

Polda Jatim Peringkat Pertama Ungkap Kasus Narkoba

Sabtu, 22 Desember 2012 23:29 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Kinerja polisi di Jawa Timur untuk mengungkap kasus narkoba patut diacungi jempol. Sebab pada tahun ini Polda Jatim menempati urutan pertama jumlah ungkap kasus narkoba di Indonesia.

Hal ini diketahui berdasarkan press rilis  resmi Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Berdasarkan data yang Bareskrim rilis, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap 6.882 kasus dalam kurun waktu setahun dengan perincian narkotika 1.293 kasus, psikotropika 1.046 kasus, dan bahan berbahaya 4.543 kasus.

Sekedar diketahui, kategori narkotika ini mencakup ganja (pohon, areal, dan biji), heroin, hashish, kokain, ekstasi, dan shabu. Untuk psikotropika mencakup Daftar G, ketamin, benzodiazepin, dan barbiturat. Termasuk, kategori bahan berbahaya lain seperti minuman keras, jamu, kosmetik, obat palsu, cyanida, dan makanan kedaluarsa.

Posisi Polda Jawa Timur ini diikuti Polda Metro Jaya di urutan kedua dengan mengungkap 4.576 kasus. Kemudian disusul Polda Sumatra Utara sebanyak 2.281 kasus, Polda Jawa Barat 1.169 kasus, dan Polda Jawa Tengah 1.253 kasus.

Sementara di urutan kelima ditempati Polda Kalimantan Selatan 1.091 kasus, selanjutnya Polda Sulawesi Utara 947 kasus, Polda Sumatra Selatan 599 kasus, Polda Aceh 797 kasus, dan Polda Bali di urutan kesepuluh dengan 768 kasus.

Menurut Hilman, prestasi peringkat pertama Polda Jatim dalam mengungkap kasus narkoba juga harus dihadapi dengan sikap bijaksana. Sebab, angka ungkap tersebut juga dapat diartikan seberapa tinggi tingkat peredaran narkoba di Jatim.

Hilman menjelaskan, sepanjang tahun ini di Jawa Timur ada banyak kasus narkoba yang menonjol di Jawa Timur. Misalnya saja, penangkapan pilot  maskapai Lion Air Sjaiful Salam (44), di kamar hotel Garden Palace, Surabaya pada 4 Februari silam oleh tim gabungan BNN, Polda Jatim serta BNNP Jawa Timur. Saat itu polisi juga menemukan sabu 0,2 gram.

Hilman mengatakan jumlah kasus narkoba pada tahun ini mengalami peningkatan satu kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2011 lalu, Polda Jatim berhasil mengungkap 3.039 kasus narkoba dengan 3801 tersangka. Tangkapan itu disertai barang bukti sabu sebanyak 3.501 gram, ganja 9.790 gram, ekstasi 96.075 butir. Tak hanya itu, polisi sat itu juga mengamankan barang bukti Daftar G sebanyak 1.184.766 butir serta obat keras dan berbahaya (okerbaya) sebanyak 328.814 butir.
Jumlah ini meningkat 31,19 % dibanding 2010 dan pelakunya didominasi oleh para pekerja swasta.
               
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas