• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Surya

Mertua Bayar Rp 60 Juta untuk Bunuh Menantunya

Sabtu, 22 Desember 2012 22:00 WIB
Mertua Bayar Rp 60 Juta untuk Bunuh Menantunya
surya/ahmad faisol
Motor Ninja upah membunuh Mustofa jadi barang bukti di Polres Bangkalan
SURYA Online, BANGKALAN - H Rasul dan Hj Khatijah harus merogoh uang sebesar Rp 60 juta untuk menyewa pembunuh bayaran guna menghabisi nyawa menantunya, Mustofa.

Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro melalui Kabag Ops Kompol Abul Rohim menyatakan, uang sebesar Rp 60 juta itu dibayarkan kepada Deggil dengan cara diangsur sebanyak lima kali.

"Uang itu dibayar Rp 12 juta sebagai uang muka. Setelah target dibunuh, baru mertua korban melunasi dengan cara dicicil sebanyak lima kali," ungkapnya.

Abdul Rohim menjelaskan, Basuni yang berperan sebagai eksekutor sehari-harinya berprofesi sebagai kuli bangunan. Namun, karena diiming-imingi uang akhirnya bersedia untuk membunuh korban dengan bayaran Rp 60 juta. "Pelaku membunuh korban dengan memakai kayu," ucapnya.

Berdasarkan pengakuan Basuni di hadapan petugas, uang dari hasil pembunuhan itu dibelikan sepeda motor Kawasaki Ninja. Sementara motif dari pembunuhan berencana ini bisa dibilang sepele lantaran si mertua tidak ingin pernikahan putrinya, Fitri (18) dengan korban berlanjut.

"Alasannya karena tidak suka. Kami tidak bisa menjabarkan alasan pribadinya. Intinya, mertua tidak suka dan ingin memisahkan," ungkapnya.

Atas tindakan tersebut, petugas akan menjerat para tersangka dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara dan hukuman maksimal seumur hidup penjara.

"Kami masih mengejar satu pelaku lagi yang masih buron dan kami sudah mengantongi identitasnya," pungkasnya.

Seperti deketahui, Warga Desa Perreng Kecamatan Burneh digegerkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas di area persawahan, Jumat (23/11/2012) bulan lalu.

Mayat tanpa identitas itu ditemukan dengan sejumlah luka lebam di rahang kanan, kuping, hidung dan luka lecet kaki kiri.

Ternyata mayat tersebut adalah Mustofa, suami dari Fitri yang tidak lain adalah putri dari H Rasol dan Hj Fitria. Pasangan almarhum Mustofa menikah pada Mei 2012 silam.

Informasi yang berkembang di masyarakat sekitar, pernikahan mereka berjalan lancar karena keduanya saling mencintai. Begitu juga mertuanya yang kini jadi tersangka, tidak menunjukkan gelagat tidak suka karena sejak pasangan muda itu bertunangan, mertuanya merestui mereka.

Bahkan, saat resepsi pernikahan mereka mendatangkan grup orkes melayu yang cukup terkenal. Namun, usia pernikahan mereka berlangsung singkat. Mereka dipisahkan oleh maut. Dimana yang menjadi otak kematian korban adalah mertua sendiri.
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
389891 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas