Sabtu, 23 Mei 2015

Mertua Bayar Rp 60 Juta untuk Bunuh Menantunya

Sabtu, 22 Desember 2012 22:00

Mertua Bayar Rp 60 Juta untuk Bunuh Menantunya
surya/ahmad faisol
Motor Ninja upah membunuh Mustofa jadi barang bukti di Polres Bangkalan

Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro melalui Kabag Ops Kompol Abul Rohim menyatakan, uang sebesar Rp 60 juta itu dibayarkan kepada Deggil dengan cara diangsur sebanyak lima kali.

"Uang itu dibayar Rp 12 juta sebagai uang muka. Setelah target dibunuh, baru mertua korban melunasi dengan cara dicicil sebanyak lima kali," ungkapnya.

Abdul Rohim menjelaskan, Basuni yang berperan sebagai eksekutor sehari-harinya berprofesi sebagai kuli bangunan. Namun, karena diiming-imingi uang akhirnya bersedia untuk membunuh korban dengan bayaran Rp 60 juta. "Pelaku membunuh korban dengan memakai kayu," ucapnya.

Berdasarkan pengakuan Basuni di hadapan petugas, uang dari hasil pembunuhan itu dibelikan sepeda motor Kawasaki Ninja. Sementara motif dari pembunuhan berencana ini bisa dibilang sepele lantaran si mertua tidak ingin pernikahan putrinya, Fitri (18) dengan korban berlanjut.

"Alasannya karena tidak suka. Kami tidak bisa menjabarkan alasan pribadinya. Intinya, mertua tidak suka dan ingin memisahkan," ungkapnya.

Atas tindakan tersebut, petugas akan menjerat para tersangka dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara dan hukuman maksimal seumur hidup penjara.

"Kami masih mengejar satu pelaku lagi yang masih buron dan kami sudah mengantongi identitasnya," pungkasnya.

Halaman12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Rudy Hartono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas