A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Program Wisata Syariah Diresmikan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Surya

Program Wisata Syariah Diresmikan

Kamis, 20 Desember 2012 10:59 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Wisata religi mulai berkembang, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif resmikan Program Pariwisata Syariah.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan, potensi wisata syariah di Indonesia sebetulnya sangat besar tapi belum dikelola dengan baik.

"Pengelolaan sektor pariwisata yang baik bisa membantu meningkatkan cadangan devisa negara," yakinnya di sela launching program sekaligus booklet pedoman wisata syariah di Empire Palace, Kamis (20/12/2012).

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara muslim yang masuk Indonesia per Oktober 2012 sebanyak 1.270.437 juta berkebangsaan Singapura, Malaysia, Rusia, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat.

Total jumlah perjalanan wisman muslim tahun lalu sebanyak 239 juta perjalanan dengan spending money Rp 158 triliun.

"Potensi wisatawan muslim domestik saja juga sangat besar, ini karena 88 persen penduduk Indonesia adalah muslim," ujarnya.

Pada 2011 tercatat sekitar 210 juta wisdom muslim Indonesia dengan spending money Rp 139 triliun atau 16,6 miliar dolar AS.

"Banyak wisatawan yang kini menuntut jaminan kehalalan dan suasana keislaman di daerah-daerah wisata. Itu adalah indikasi semakin diakuinya praktik syariah," katanya.

Namun, meskipun program wisata syariah digalakkan, kata dia, dijamin tidak akan menggantikan wisata konvensional.

"Pelaku wisata konvensional tidak perlu khawatir, ini tidak akan menggantikan bisnis wisata konvensional tapi merupakan pilihan," yakinnya.


Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas