Ada Lima Gugatan Warga Surat Ijo

Pasalnya, ini berkaitan dengan kebijakan apa yang diambil pemkot untuk menyelesaikan masalah surat ijo,"

SURYA Online, SURABAYA - Masalah lahan surat ijo bisa dimasukkan kekategori sengketa. Warga yang hanya berbekal surat ijin pemakaian tanah (SIPT), mengklaim lahan tersebut bukan milik Pemkot Surabaya. Disisi lain, pemkot juga tidak bisa menjukkan bukti otentik kepemilikan lahan.

Carut marut masalah lahan ini, menyisahkan tunggakkan retribusi lahan surat ijo. "Nilainya miliaran rupiah. Ada warga yang sudah 10 tahun, bahkan 20 tahun tidak mau membayar retribusi dengan bermacam alasan," tukas Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Baktiono, Kamis (22/11).

Selain masalah tunggakan retribusi, pemkot dihadapkan pada lima gugatan yang dilayangkan warga ke pengadilan. Gugatan ini berkaitan dengan hak atas lahan yang diklaim milik pemkot sehingga warga tidak bisa mengajukan sertifikat.

"Meskipun sebagai pihak tergugat, seharusnya pemkot memiliki inisiatif lebih untuk mempertanyakan perkembangan kasus ini. Pasalnya, ini berkaitan dengan kebijakan apa yang diambil pemkot untuk menyelesaikan masalah surat ijo," imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan ini memperkirakan, dari sekitar 46 kavling lahan berstatus surat ijo yang tersebar Kecamatan Simokerto, Bratang, Wonokromo, Tambaksari, Perak dan Kecamatan Krembangan lebih dari separuhnya boikot bayar retribusi.

Ikuti kami di
Penulis: Miftah Faridl
Editor: Adi Agus Santoso
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help