A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tiga Jembatan Timbang Dioperasikan - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Surya

Tiga Jembatan Timbang Dioperasikan

Jumat, 2 November 2012 16:24 WIB
SURYA Online, SURABAYA-Tiga jembatan timbang di Pelabuhan Tanjung Perak resmi dioperasikan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) dan PT Jamrud Stevedor Konsorsium Utama (Jaskotama).

Hasil uji coba jembatan timbang ini  resmi dioperasikan dikelolah dua perusahaan sejak  1 Oktober sebagai peningkatan pelayanan dan produktifitas di Tanjung Perak. PT BJTI diwakili Direktur Utama Rahmat Satria, sedang Jaskotama dihadiri jajaran direksi, termasuk Direktur Utama, Udaranto.

”Kami lakukan pembagian profit share masing-masing 50 persen, setelah dipotong biaya operasional, yang akan diserahkan kepada PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Perak,” kata Rahmat Satria, Jumat (2/11/2012).

Menurutnya, tiga jembatan timbang buatan Jerman itu sudah  ditera dengan  volume timbang mencapai 8-9 juta ton per tahunnya.

Ketiga jembatan timbang itu ada di di gate out terminal Jamrud Utara, gate out Jamrud Selatan, dan gate in III Pelabuhan Tanjung Perak
Rahmat menambahkan jembatan timbang ini bukan saja melayani curah kering, tetapi bisa untuk produk lain. Untuk tahun lalu  realisasi  mencapai 5 juta ton volume barang yang ditimbang.

"Kalau tahun ini belum ada target namun harus lebih baik dari realisasi tahun lalu," ujarnya. Sementara alasan BJTI menggandeng Jaskotama karena perusahaan konsorsium itu memiliki banyak anggota yang juga perusahaan bongkar muat.

Direktur Utama Jaskotama, Udaranto, mengatakan pihaknya kerjasama bukan hanya pada jembatan timbang, tetapi pada bentuk kerjasama lai.

Menurutnya jembatan timbang ini tidak hanya membantu pemilik barang  mengetahui daya muat melalui truk. Tapi juga kapal roll on roll off, jembatan timbang berkaitan dengan keselamatan didalam kapal.
”Adanya jembatan timbang kita  bisa mengetahui daya muat truk melalui print out.  Apakah  over muatan atau tidak,” pungkasnya
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas