• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Surya

Pemilik Subur Ban Dibebaskan Hakim

Kamis, 25 Oktober 2012 19:05 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Pemilik UD Subur Sejati Ban di Jl Pecindilan, Tirto Soeparmo (62) dan anaknya Ervan Soeparmi (30), akhirnya dibebaskan majelis hakim PN Surabaya, Kamis (25/10/2012).

Menurut ketua majelis hakim, Bambang Kustopo, kedua terdakwa tidak terbukti berbuat curang terhadap lawan bisnisnya Soejatno Soejanto, pemilik UD Murni Ban.

Diutarakan Bambang, perbuatan kedua terdakwa tidak memenuhi unsur Pasal 382 bis KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Itu artinya, dakwaan jaksa yang menuduh terdakwa menyuruh karyawannya M Iksan alias Habib, menghalangi pembeli ban di UD Murni Ban tidak terbukti.

Hakim beralasan, selama di persidangan tidak ada saksi yang melihat kedua terdakwa memerintahkan Habib berbuat seperti dituduhkan jaksa. Kedua terdakwa juga tidak terbukti, memberikan imbalan Rp 20 ribu bagi Habib atas tugas ekstranya tersebut. “Majelis hakim memutuskan, membebaskan terdakwa dari segala dakwaan serta memerintahkan nama baik terdakwa direhabilitasi,” tegas Bambang sambil memerintahkan agar kedua terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan.

Kuasa hukum terdakwa Sutanto Hadisuseno sudah mengira, kliennya bakal bebas sebab sejak awal kasus tersebut memang sarat dengan rekayasa dan terlalu dipaksakan. ”Contohnya ada saksi yang berdomisili di Surabaya, namun keterangannya malah dibacakan,” ucapnya.

Jaksa Gatot Hariyanto menyatakan, akan melapor ke pimpinan atas vonis dalam kasus tersebut. Perkara ini menarik perhatian, karena meski ancaman hukumannya cuma empat bulan, tetapi kedua terdakwa langsung ditahan saat pelimpahan tahap ke dua dari polisi ke Kejari Tanjung Perak 8 Agustus 2012 silam.

Jaksa berdalih, kedua terdakwa didakwa menyuruh karyawannya Moch Iksan alias Habib untuk berdiri di depan UD Subur Sejati Ban mulai pukul 09.00 WIB - 17.00 WIB, sambil mempromosikan UD Subur Sejati murah, diobral dan cuci gudang.

Ketika mengetahui ada pembeli yang akan ke UD Murni Ban, Habib menghentikan dengan berdiri di depan mobil tersebut sambil meminta mereka membeli ban ke UD Subur Sejati yang harganya lebih murah.

Imbasnya, omzet UD Subur Sejati Ban meningkat sekitar 15 persen sebaliknya omset UD Murni Ban mulai Januari 2009 sampai 11 Oktober 2011 anjlok Rp 3 miliar.
Penulis: Musahadah
Editor: Adi Agus Santoso
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
317052 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas