Wahyudi Teler Sebelum Gorok Bibinya
Polisi belum memperoleh petunjuk tentang motif di balik kenekatan Wahyudi (30) menyembelih hingga tewas bibinya
Penulis: Sutono | Editor: Suyanto
Tapi diduga, kenekatan Wahyudi dipicu ketersinggungannya akibat dinasihati oleh sang bibi, agar pelaku mengubah perilakunya, yang suka menenggak minuman keras (miras) dan narkoba jenis pil koplo alias dobel L. Dugaan ini diutarakan Kepala Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Jombang. "Bahkan tadi malam (Senin, 22/10/2012 malam, red) Wahyudi terlihat menenggak minuman keras bersama teman-temannya. Wahyudi juga dikenal suka mengonsumsi pil koplo," kata M Kholil, Selasa (23/10/2012).
Itu sebab Kholil menduga, Wahyudi nekat menghabisi Umul karena tersinggung. “Kemungkinan karena tidak terima dinasihati, korban akhirnya dihabisi. Kemungkinan seperti itu," sambung Kholil.
Kapolres Jombang, AKBP Tri Bisono Soemiharso, belum berani memastikan motif pembunuhan tersebut. Karena saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan, termasuk masih meminta keterangan saksi dan juga pelaku.
Kapolres juga belum berani mernyimpulkan kondisi kejiwaan pelaku. Dia hanya memastikan, pihaknya sudah mengamankan pelaku serta barang bukti berupa sebilah pisau. "Kita tunggu dulu hasil pemeriksaan. Pelaku sudah kita amankan di Polres, sedangkan korban kita bawa ke RSUD sakit untuk menjalani otopsi," kata Tri Bisono.
Diberitakan, Umul Hidayati, ditemukan tewas dengan leher tergorok, Selasa (23/10/2012).