Jumat, 19 Desember 2014
Surya

Kembali Lamongan Raih Otonomi Award

Minggu, 7 Oktober 2012 17:41 WIB

Kembali Lamongan Raih Otonomi Award
surya/hanif manshuri
Bupati Fadeli didampingi Gubernur Jatim, Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi dan Kadis Kopindag, Aris Wibawa usai menerima penghargaan Otonomi Award
SURYA Online, LAMONGAN - Program pembangunan yang dilakukan Pemkab Lamongan kembali mendapat apresiasi. Kali ini lembaga independen Jawapos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) kembali  memberikan penghargaan Otonomi Award Kategori Khusus Pemberdayaan Ekonomi Lokal (perempuan produktif) atau special category region in an innovative breakthrough on local economic empowerment.

Penghargaan tersebut diberikan Sabtu (6/10/2012) malam diacara  malam penganugerahan OA 2012 di Grand Ball Room Grand City Surabaya. Tahun ini, Pemkab Lamongan juga sukses mendapat nominasi untuk dua kategori. Yakni special category region in an breakthrough on administrative service (pelayanan administrasi) dan communiity-led total sanitation (sanitasi).

Bupati Fadeli menerima langsung penghargaan menegaskan, bahwa penghargaan yang diterimanya untuk mewakili jerih payah, kerja keras dan komitmen seluruh komponen masyarakat Lamongan. “Apa yang hari ini kita terima tidak terlepas dari kerja keras semua pihak. Untuk itulah dalam kesempatan ini saya sampaikan terima kasih kepada semua komponen masyarakat. Semoga Lamongan kedepan akan semakin baik lagi," ujarnya.

Terpisah, Sekkab Yuhronur Efendi menambahkan,  penghargaan yang diterima Lamongan tahun ini terutama atas penilaian zoan khusus perunggasan (peternakan itik) di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi. Di desa inilah, lanjuut dia, melalui sentuhan Program Gemerlap (gerakan membangun ekonomi rakyat Lamongan berbasis pedesaan) yang dicanangkan Bupati Fadeli pada 2011 ibu-ibu menjadi terberdayakan.

Di zona tersebut, anggota Kelompok Sumber Rejeki mengelola sendiri semua kegiatan mulai dari usaha pembibitan itik, usaha telur hingga proses produksi telur itik menjadi telur asin.

Piala Otonomi Award itu sendiri diraih Lamongan untuk yang kedelapan kalinya dari 11 kali pelaksanaan Otonomi Award sejak 2003. Sementara pada tahun 2008 dan 2011 Lamongan gagal membawa pulang piala.

Di tahun 2003, Lamongan meraih dua piala Otonomi Award special category. Kemudian tahun2004 juga mendapatkan dua piala. Yaitu untuk special category dan grand category. Selanjutnya pada 2005 meraih dua piala special category.

Selanjutnya pada 2006 meraih dua piala special category dan 2007 meraih satu piala special category. Sementara di tahun 2009 meraih satu piala grand category dan satu piala special category. Berlanjut di tahun 2010 meraih satu piala special category. Sedangkan 2011 gagal meraih piala OA tapi masuk dalam lima nominasi.
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas