A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Petinggi Jatim Peringati Kesaktian Pancasila di Grahadi - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Surya

Petinggi Jatim Peringati Kesaktian Pancasila di Grahadi

Senin, 1 Oktober 2012 18:50 WIB
SURYA Online, SURABAYA–Meski masyarakat ogah mengibarkan bendera setengah tiang memperingati Hari Kesaktian Pancasila, para pejabat tetap kompak menggelar peringatannya secara simbolis. Hal ini terlihat dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila , Senin (1/9/2012) pagi di Halaman Gedung Negara Grahadi.

Hampir semua pejabat teras di Jatim tampak mengikuti upacara yang dipimpin Gubernur Soekarwo dengan khidmat. Mulai Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Ketua DPRD Jatim Imam Sunardhi, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Murdjito, Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko, pimpinan DPRD Jatim, jajaran pejabat di lingkuangan Pemprov, Konsulat perwakilan negara sahabat, pimpinan TNI, Polri, Korpri, Resimen Mahasiswa, perwakilan mahasiswa Unair dan UPN Veteran Jatim serta para pelajar.

Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema “Kesaktian Pancasila Tonggak Negara Paripurna”. Dalam upacara ini, Gubernur Soekarwo membacakan naskah Pancasila, sedangkan Sementara Ketua DPRD Jatim membacakan ikrar atas nama Bangsa Indonesia untuk membulatkan tekad mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi keutuhan NKRI.

Gubernur Soekarwo mengatakan, nilai yang terkandung dalam pancasila, yakni musyawarah mufakat masih sangat relefan untuk menyelesaikan konflik dan permasalahan yang mendera bangsa ini.

”Bahkan saat ini banyak negara lain yang menggunakan cara tersebut untuk menyelesaikan konflik, diluar penyelesaian melalui pengadilan,” ujarnya, usai upacara.

Untuk itu, Pakde Karwo – panggilan Soekarwo minta sebagai bangsa yang kerap terbelit berbagai permasalahan dan konflik sosial, pihaknya berharap penyelesaiannya konflik dilakukan dengan cara tersebut.

”Jangan setiap persoalan diselesaikan dengan cara sendiri. Pancasila sebagai ideologi dalam keseharian atau working ideology, harus dijadikan pijakan untuk menyelesaikan konflik dan berbagai permasalahan yang muncul,” tegasnya.
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
287771 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas