• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Surya

Perawatan Bangunan Cagar Budaya Tidak Maksimal

Senin, 1 Oktober 2012 20:11 WIB
SURYA Online, SURABAYA-Komisi A DPRD Surabaya menuding Pemkot tidak terlalu maksimal merawat bangunan dan situs cagar budaya. Para wakil rakyat itu mengklaim, buruknya kinerja pemkot dari nilai serapan anggaran yang sangat minum. Padahal, tahun anggaran 2012 tinggal tiga bulan lagi.

“Dari anggaran Rp 2 miliar yang ada, baru sekitar Rp 500 juta yang terserap atau hanya 25 persen sampai 30 persen saja. Padahal tahun ini sudah mau kukut. Ini menjadi salah satu indikator buruknya kinerja,” tegas Anggota komisi A, Irwantoro Limantantoro, Senin (1/10/2012).

Dikatakan politisi Partai Demokrat itu, cap Surabaya sebagai Kota Pahlawan seharusnya menjadi pendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk melestarikan bangunan dan situs cagar budaya. “Untuk itu, kami akan memanggil dinas terkait. Kita akan bahas masalah apa yang mendera sehingga serapannya minim,” tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Wiwiek Widayati, berdalih, serapan anggaran yang minim hanya berkaitan dengan masalah teknis. Pasalnya, serapan rendah ini hanya terkait proyek fisik yang tidak bisa dikerjakan langsung. Menurutnya, masih ada proyek yang dalam proses lelang dan pengerjaan.

“Contohnya pembenahan bangunan cagar budaya, rumah bersejarah WR Supratman dan HOS Tjokroaminoto,” dalihnya. masih menurut Wiwiek, tahun lalu dinas yang dikomandoinya berhasil mencapai serapan sampai 90 persen.
Penulis: Miftah Faridl
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas