• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Surya
Home » Iptek

Mesin Pencari Khusus Situs Porno

Minggu, 30 September 2012 22:32 WIB
Mesin Pencari Khusus Situs Porno
IST
Ilustrasi
SURYA Online, SURABAYA-ICM Registry dikenal sebagai pihak di balik domain dot xxx atau .xxx. Mereka pun telah berhasil menjual domain tersebut sebanyak 21 juta halaman.

Tidak ingin terlena dengan kesuksesan ini, ICM Registry pun menyiapkan sebuah produk baru.

Stuart Lawley, CEO ICM, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menghadirkan mesin pencari (search engine) ala Google. Bedanya, ICM menghadirkan layanan pencarian khusus untuk konten porno yang disimpan di domain .xxx.

Mesin pencari ini ditujukan untuk memudahkan pengguna mencari konten dewasa di domain .xxx.

"Ini porno, hanya porno, semua tentang pornografi. Banyak pornografi yang dibutuhkan orang-orang, seperti yang saya bayangkan," kata Lawley.

Biasanya, banyak yang menghubungkan konten pornografi dengan program-program jahat dan virus. Lawley menjamin, hasil pencarian dari search engine-nya aman dari kedua hal tersebut. Lawley menggunakan sistem keamanan dari McAfee untuk melindungi produk terbarunya ini.

Lawley juga berjanji untuk membebaskan hasil pencarian dari segala jenis iklan.

Sebelumnya, ICM Registry membutuhkan waktu sekitar satu dekade untuk mendapatkan hak administrasi dan menjadikan .xxx setara dengan .com dan .org.

Tidak semua situs dengan domain .xxx berisi konten pornografi. Meski ditujukan untuk melokalisasi situs-situs porno di internet, alamat berdomain .xxx bisa digunakan siapa saja.

Biasanya, pelaku industri di luar pornografi membeli domain .xxx untuk melindungi mereknya dari industri esek-esek ini.

Nyatanya situs tersebut sudah resmi beroperasi, dan bisa diakses dari Indonesia, meskipun pemerintah sudah menerapkan blokir terhadap akses pornografi.

Tampilan Search.xxx dibuat layaknya mesin pencari Google, dengan tema yang bisa diganti; dark atau light. Seperti dijanjikan CEO ICM Stuart Lawley, Rabu (26/9/2012), mesin pencari khusus buat orang berusia 18 tahun ke atas tersebut bebas dari iklan.

nah satu tugas berat lagi buat orangtua dan pemerintah untuk mengawasi mesin pencari yang meresahkan ini, apalagi blokir belum efektif.(pcmag/chip)


 
Penulis: Satwika Rumeksa
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
286661 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas