Senin, 22 Desember 2014
Surya

Terdakwa Facebook Tutup Muka Selama Sidang

Senin, 17 September 2012 18:41 WIB

SURYA Online, SURABAYA-Terdakwa kasus pencemaran nama baik via facebook  Yenike Venta Resti (20) terus menutup mukanya saat disidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Mahasiswi sebuah Perguruan Tinggi swasta di Jalan Ahmad Yani Surabaya ini tak kuasa memandang Ny Siti, saksi persidangan.
Ny Siti adalah pelapor perkara ini yang juga istri siswadi, pemilik Orkes Melayu Chandra Buana yang diduga berselingkuh dengan terdakwa.

Dalam keterangannya, Ny Siti membeber semua perselingkuhan suaminya dengan terdakwa.

Perselingkuhan itu baru diketahui sejak 3 April 2011. "Saat itu ulang tahun suami kami rayakan di rumah makan layar, tapi dia mojok senyum-senyum sambil baca SMS,"katanya.

Malamnya Siti mengecek ponsel Siswadi. Ternyata dia menemukan SMS dari Venta yang mengucapkan ulang tahun dengan kalimat-kalimat mesra.

"Dari situ saya tahu ada yang lain. Jadi setiap malam pukul 02.00 WIB hingga  02.30 WIB saya memantau SMS-nya. Dan penuh SMS dengan gaya pacaran,"terang Siti.

Perbuatan Venta itu ternyata mendapat dukungan ibunya. "Bahkan ibunya yang masih berusia 41 tahun memanggil suami saya yang berusia 47 tahun dengan sebutan nak,"katanya.

Siti mengaku sudah mengingatkan berkali-kali melalui SMS ke Venta untuk mengakhiri hubungannyan tapi tidak digubris. Bahkan Venta terus menyindirnya lewat facebook dengan menyebut Siti dengan sebutan setan janda dan Siti Ting Tong di statusnya.

Diakui Siti akibat perseloingkuhan itu rumah tangganya menjadi hancur, apalagi setelah didapatinya pil penggugur kandungan di dompet suaminya.

Dia harus pisah rumah dengan suaminya dan selama berbulan-bulan pekerjaannya terganggu. Anaknya harus meninggalkan rumah karena tidak kuat dengan kondisi itu.

Hingga akhirnya awal September 2011 lalu, Siti meminta agar suaminya mengakhiri perselingkuhan itu.

Pengacara Siti lalu menemui ayah venta dan menyampaikan keianginannya untuk membantunya mengakhiri perselingkuhan itu. Namun niat baik itu tidak bersambut, Venta terus menantang Siti lewat facebook hingga akhirnya Siti melaporlkan Venta ke polisi.

"Saya sebenarnya tidak mau melanjutkan masalah ini sampai pengadilan. Tapi terdakwa sama sekali tidak menyesal, "katanya. Siti mengaku traumanya atas kejadian itu tidak langsung hilang. Namun kini dia sudah bangkit dan mulai menghlangkan taruma itu.

"Saya harus korban perasaan untuk anak-anak. Dan sekarang alhamdulillah semuanya sudah baik lagi karena kejadian itu sudah cukup lama,"kataya.

Kesaksian Siti ini tidak dibantah Venta. Dia juga membenarkan nomor telepon dan status facebook yang ditunjukkan Siti. "Saya tidak ingin semakin memperuncing masalah,"katanya.

Saat ditanyakan kebenaran hubungannya dengan Siswadi, dia juga tak menyangkal. "Semua terjadi karena ada ancaman. Saya ingin dipertemukan bertiga (dengan Siti dan Siswadi) biar semuanya enak,"katanya.
Penulis: Musahadah
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas