A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mantan Bupati Bojonegoro Mangkir Dua Kali - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 22 Juli 2014
Surya

Mantan Bupati Bojonegoro Mangkir Dua Kali

Senin, 17 September 2012 18:28 WIB
Mantan Bupati Bojonegoro Mangkir Dua Kali
surya/m taufik
Mantan Bupati Bojonegoro HM Santoso divonis bersalah dan ditahan di Lapas Bojonegoro
SURYA Online, BOJONEGORO – Eksekusi penahanan terhadap mantan Bupati Bojonegoro HM Santoso baru dilaksanakan pada  Senin (17/9/2012) karena dia sempat dua kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.

Pada panggilan pertanma dan kedua, Santoso tidak menghadiri panggilan Kejari Bojonegoro dengan alasan sedang sakit dan masih dalam proses perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Akhirnya, pada panggilan ketiga, Senin siang sekitar pukul 11.30 WIB, Santoso memenuhi panggilan Kejari dengan didampingi penasehat hukumnya, Herman Susilo. Sesampai di kantor kejaksaan, ia langsung diperiksa secara tertutup di ruang Pidana Kusus sekitar 1,5 jam.

“Setelah ada putusan dari MA, hari ini merupakan panggilan ketiga dari kejaksaan. Dan (Santoso) langsung dieksekusi," kata Musleh Rakhman, jaksa eksekutor yang juga menjabat sebagai Kasi Pidsus Bojonegoro.

Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, Santoso kemudian diantar menuju Lapas menggunakan mobil CRV Nopol S 1231 AP. Mantan orang nomor satu di Bojonegoro itupun sekarang resmi menjadi penghuni Lapas Kelas IIA Bojonegoro.

Diberitakan sebelumnya, Santoso divonis bersalah oleh hakim Mahkamah Agung karena tindak pidana korupsi dana APBD tahun 2007 senilai Rp 6 miliar.

Dalam perkara ini, MA menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dikurangi masa tahanan. Selain itu, Santoso juga dikenakan denda sebesar Rp300 juta dan diwajibkan mengembalikan uang negara sebesar Rp 3,4 miliar.
Penulis: M Taufik
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas