A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

SPP Progresif Tunggu Tahun Ajaran 2013 - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Surya

SPP Progresif Tunggu Tahun Ajaran 2013

Minggu, 9 September 2012 16:58 WIB
SURYA Online, MALANG – Pemberlakukan tarif SPP Progresif di perguruan tinggi negeri, tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Sebab, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), telah memberikan sinyal bahwa hal itu bisa diterapkan, setidaknya pada tahun ajaran 2013/2014 mendatang.

Hal ini disampaikan Mendikbud, M Nuh, usai menutup rangkaian Pesmaba (Pengenalan Studi Mahasiswa Baru) di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Minggu (9/9/2012).

Menurut menteri yang  juga mantan rektor ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) itu, pemberlakuan SPP progresif telah sesuai dengan UU Dikti (Pendidikan Tinggi).

Namun agar tidak sampai membingungkan masyarakat, Kemendikbud saat ini masih sedang menyusun standar pembiayaan. Bila standar tersebut telah selesai disusun, nantinya Kemendikbud juga akan mensosialisasikannya ke masyarakat.

Dengan demikian, publik bisa mengetahui berapa besaran SPP Progresif yang ada di masing-masing PTN se-Indonesia. “Rencananya tahun ajaran 2013 atau kira-kira bulan Februari atau Maret mendatang, itu akan kami umumkan ke publik. Jadi biar publik tahu tiap kampus tarifnya berapa. Jadi jangan sampai setelah masuk sebuah kampus, baru tahu kalau ternyata tarifnya sekian,” urai Nuh.

Dengan masih digodoknya hal tersebut, Nuh menegaskan bahwa untuk saat ini kampus-kampus belum diperbolehkan untuk menerapkan tarif SPP Progresif. Hanya saja, kembali diyakinkannya bahwa penerapan tarif SPP Progresif akan tetap mengedepankan prinsip keterjangkauan.

Harapannya, dengan prinsip tersebut mahasiswa tidak akan mengalami kesulitan finansial, yang berujung pada aksi-aksi demonstrasi. “Tidak perlu demonstrasi, kalau masih bisa dimusyawarahkan ya dimusyawarahkan,” imbuhnya
Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas