• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Surya

Angka Perceraian di Jatim 50 Ribu Per Tahun

Minggu, 9 September 2012 18:57 WIB
Angka Perceraian di Jatim 50 Ribu Per Tahun
surya/sutono
Imam Anshory paling kanan dan Gus Ipul
SURYA Online, JOMBANG-Angka perceraian di Provinsi Jatim ternyata sangat tinggi. Hal itu diungkapkan Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di sela menghadiri selamatan 100 hari wafatnya Nurwatin, ibunda Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshory Saleh, di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Minggu (9/9/2012).
    
Menurut mantan Ketua Umum PP GP Ansor itu, dalam setahun, rata-rata di Jatim terjadi 50.000 lebih kasus perceraian. Sedangkan untuk pernikahannya 500.000 lebih. “Sedangkan angka kelahiran bayinya rata-rata 1600 anak per hari,” tuturnya.
    
Semua angka itu, menurut mantan menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I ini, tergolong sangat tinggi. Karena itu, sambungnya, hakim yang menangani kasus perceraian sangat berat.
    
“Kami berharap kepada para hakim ini seoptimal mungkin berupaya memfasilitasi terjadinya rujuk ilal haq. Kalau bisa mediasi dilakukan sebanyak mungkin agar perceraian tidak terjadi,” papar Gus Ipul.
    
Sebab semakin banyak perceraian, maka akan semakin banyak anak-anak yang kekurangan kasih sayang. Ujung-ujungnya, anak-anak itu berpeluang tumbuh menjadi nakal dan terlibat kriminalitas.
    
“Tingginya angka pengguna narkoba maupun pelaku kriminalitas lainnya selama ini didominasi anak-anak dari keluarga broken home. Itu sebab, pernikahan itu harus benar-benar dijaga. Jangan keburu menikah kalau belum siap,” pungkasnya.
Penulis: Sutono
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
259471 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas