A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Manajemen Pabrik ES Ajak Lewat Jalur Hukum - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Surya

Manajemen Pabrik ES Ajak Lewat Jalur Hukum

Sabtu, 1 September 2012 16:54 WIB
SURYA Online, TUBAN - Aksi demo puluhan karyawan dengan melakukan pemblokiran terhadap pabrik es Mitra Samudra Utama (MSU) di Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Tuban, terus berlangsung dengan penjagaan ketat petugas kepolisian, Sabtu (1/9/2012).

Polisi beberapa kali berusaha meminta masa untuk membuka gerbang perusahaan, namun massa tetap bertahan karena tidak ada satupun dari perusahaan yang menemui mereka untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Sampai akhirnya, pihak kepolisian menghubungi bos pabrik es tersebut dan menyampaikan aspirasi para pendemo. Namun, pihak perusahaan bersikukuh pada keputusannya.

Wakapolsek Jenu Iptu Ramsono usai menghubungi pihak perusahaan menyampaikan bahwa pemilik perusahaan menyatakan mempersilahkan para karyawan menempuh jalur hukum jika perusahaan dianggap melanggar undang-undang.

"Saat kami hubungi, perusahaan mempersilahkan menempuh jalur hukum," kata Ramsono usai menghubungi pemilik perusahaan es batu tersebut.

"Kami hanya fasilitator saja, selanjutnya kami serahkan ke massa bagaimana menyikapinya. Apa mau melanjutkan ke jalur hukum atau bagaimana," tambahnya.

Setelah melalui perundingan yang cukup alot, massa berjanji akan membuka pintu alternatif perusahaan. Dengan catatan pintu gerbang utama tetap akan mereka blokir sampai ada kejelasan semua.

Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) ini menuntut hak-hak mereka dari perusahaan yang dirasa belum dipenuhi. Diantaranya berupa jaminan kesehatan,  gaji yang belum terbayar, pesangon yang layak bagi karyawan yang diberhentikan serta sejumlah tuntutan lain.

Mereka mengaku sudah beberapa kali berunding dengan perusahaan namun tak tak kunjung dipenuhi tuntutan para pekerja. Dikatakan para pendemo, beberapa waktu lalu pabrik ini memberhentikan para pegawainya dengan alasan tutup dan telah dijual kepada orang lain.
Penulis: M Taufik
Editor: Suyanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
255562 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas