Selasa, 23 Desember 2014
Surya

Santriwati Dipaksa Berhubungan Badan Tetangga Sendiri

Jumat, 31 Agustus 2012 18:19 WIB

SURYA Online, LAMONGAN –Disuruh mengantar ke Ponpes, Sakri (43) pemuda asal Dusun Sambikerep, Desa Botoputih, Kecamatan Tikung Lamongan tega merenggut keperawanan santriwati Elfiatin Pujiana (15) yang  masih tetangganya sendiri.

Sakri,  adalah pelaku yang dipercaya oleh Misbachul Munir, orang tua korban untuk mengantarkan Elfiatin Pujiana  berangkat sekolah di Ponpes Paciran.

Kepercayaan terhadap Misbachul Munir selain masih tetangga satu RT juga dikenal pendiam dan santun. Namun diluar dugaan, dibalik kesantunannya, pelaku nekad berbuat layaknya suami istri terhadap Elfiatin. Korban juga tidak berani menceritakan kejadian pahit yang dialaminya atas kelakuan Sakri.

Perbuatan pelaku terhadap korban dilakukan sejak 2011 hingga 2012.  Namun baru terbongkar ketika ditemukan pil KB di dalam tas korban dalam pemeriksaan rutin oleh pengurus Ponpes Paciran.

Pengurus kemudian mendatangkan kedua orang tua Elfiatin setelah ia mengakui pernah berbuat layaknya suami istri dengan pemuda, tetangganya sendiri yang dipercaya keluarganya. Tak terima anaknya dinodai, orang tua korban melapor ke Polres Lamongan.

Terungkap, perbautan tak wajar itu dilakukan pada 2011 – 2012 diantaranya di Hotel Lima Jaya Babat, Mahkota dan Bahagia Lamongan. Namun setiap hendak melakukan hubungan badan, diakui korban, pelaku   Sakri selalu memaksa dan  mengancam. Tak ingin aibnya terbongkar dan menghindari kehamilan, Elfiatin melakukan upaya rutin meminum  pil KB.

Kini Sakri, sang pelaku harus mendekam di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan tuduhan pencabulan. Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Muhammad Umar Dami menegaskan, apapun alasannya ini adalah tindak pidana karena korban masih di bawah umur.”Untuk semetara pelaku dijerat dengan tudugan pencabulan,”katanya, Jumat (31/8/2012) siang
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas