• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Surya

Jam Tangan Etnik Dari Tembaga Bakar

Selasa, 28 Agustus 2012 22:22 WIB
Jam Tangan Etnik Dari Tembaga Bakar
surya/sri handi lestari
Aksesoris jam tangan etnik, yang dibuat dari bahan tembaga bakar, diminati pengunjung CITO, Selasa (28/8/2012).
SURYA Online, SURABAYA-Logam tembaga ternyata bisa tampil menarik ketika diolah dengan dibakar. Hal itu ditunjukkan dari hasil usaha kecil menengah (UKM) asal Mojokerto, yang membuka stan di City Of Tomorrow (CITO) Surabaya, dengan menampilkan aksesoris jam tangan dari tembaga bakar.

Mudsam, pengrajin sekaligus penjaga stan, menjelaskan tembaga bakar ini ditampilkan sebagai tali jam tangan. Sementara jam-nya tetap sama dengan jam biasa pada umumnya. “Logam tembaga ini memang dibakar saat membentuk tali jam tangan dengan model gelang,” jelas Mudsam, Selasa (28/8/2012).

Bahan tembaga bakar ini, lanjutnya memiliki keunikan tersendiri. Selain terlihat kokok, lapisan warnanya pun akan awet. “Tidak akan pudar, karena setelah dibentuk, tembaganya dibakar lagi,” jelas Mudsam.

Hasilnya, sangat beragam. Ada yang berwarna silver dan emas. Untuk yang berwarna silver,  Mudsam membuat bentuk ala gelang berbentuk besar. Tanpa pengait, jam tangan tembaga bakar tersebut cukup digelangkan saja.

Lain lagi dengan jam tangan berwarna gold. Karena dalam kemewahan warnanya, Mudsam menyisipkan bentuk ukiran batik pada tembaga bakarnya. “Proses pembuatannya memang lebih rumit. Karena setelah dibakar, tembaganya kemudian diukir,” lanjutnya. Tidak berhenti disitu, ukiran ala batiknya itu kemudian disepuh lagi. Sehingga ada tiga warna yang menghiasi.      

Lantaran bukan produksi massal yang dibuat oleh pabrik, melainkan produksi UKM, maka jumlahnya pun sangat terbatas. Bahkan, kreasi satu jam tangan pasti berbeda dengan jam tangan lainnya.       

Mudsam menambahkan, karena kerajinan sendiri, maka butuh waktu lama untuk membuatnya. “Satu harinya hanya diluangkan untuk membuat tembaga bakarnya saja. Selanjutnya dirangkai pada mesin jam-nya,” ungkapnya.

Harga yang dipatok untuk jam tangan tembaga bakar ini cukup terjangkau. “Harganya relatif murah, mulai Rp60.000 – Rp75.000,” lanjutnya. Meski harga yang dipatok relatif terjangkau, Mudsam menjamin kualitasnya. “Untuk kualitas tembaga bakarnya pasti awet,” jaminnya.

Untuk perawatannya, sambung Mudsam, sangatlah mudah. Karena cukup dipoles saja dengan kain saputangan atau disikat. “Tak perlu disabun, cukup dilap dengan air saja,” lanjutnya.

Meski termasuk jenis logam yang mudah ditemui, namun menurut Mudsam, pasokan tembaga kali ini agak tersendat. “Jadi untuk cari tembaganya ya di gudang rongsokan,” ujarnya.

Karindra Ariyani, salah satu pengunjung mengatakan jam tangan tembaga bakar yang dibatik ini merupakan sangat unik. “Selain bentuknya memang bagus, jumlahnya pun pasti masih terbatas,” tandasnya.
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
255052 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas