Bandar Sabung Ayam Menghilang
Tersangka kemudian kabur begitu mengetahui petugas mengepung arena sabung ayam yang dikelolanya.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Satwika Rumeksa
Saat penggrebekan berlangsung Jumani sebenarnya berada di sekitar lokasi. Namun tersangka kemudian kabur begitu mengetahui petugas mengepung arena sabung ayam yang dikelolanya.
"Petugas sekarang masih mencari Jumani. Dari penjelasan warga yang diamankan Jumani yang mengelola kalangan sabung ayam," tutur AKP Surono, Kasubag Humas Polres Kediri Kota kepada Surya Online, Minggu (12/8/2012).
Jumani selain mengelola arena sambung ayam juga membuka warung di sekitar lokasi. Di warung itulah yang dipakai tempat kongkow-kongkow pejudi sabung ayam sebelum bertaruh.
Dari catatan petugas lokasi sabung ayam di Kelurahan Rejomulyo sebenarnya sudah lama diincar petugas. Hanya saja saat hendak digrebek keburu bocor. Baru kali ini petugas sukses menggrebeknya.
Informasi yang dihimpun Surya menyebutkan, lokasi judi sabung ayam itu diduga mendapatkan beking dari oknum. Kalangan sambung ayam itu sempat terhenti saat awal Ramadan, namun kambuh lagi sejak akhir Juli lalu.
Para petaruh sambung ayam tidak hanya berasal dari Kota Kediri, tapi datang dari Blitar, Nganjuk dan Tulungagung. Omset taruhan dari judi sambung ayam ini mencapai puluhan juta rupiah. Dalam sehari bisa berlangsung belasan kali sabung ayam.