A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Banyak GTT Terlempar dari Penerima Tunjangan Fungsional - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Surya

Banyak GTT Terlempar dari Penerima Tunjangan Fungsional

Kamis, 9 Agustus 2012 17:08 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Banyak GTT yang terlempar dari penerima tunjangan fungsional GTT tahun ini. Masak beberapa tahun sebelumnya mereka dinyatakan sebagai penerima, namun pencairan tahun ini nama mereka lenyap dari list.

Sesuai data atau list yang ditempel di Dinas Pendidikan Jawa Timur, banyak nama guru tak tercantum di list ini. Khusus Surabaya, dari total penerima 1.600-an guru GTT, lebih dari seratus terlempar.

"Barusan saya mendapat keluhan dari banyak GTT. Mereka kaget melihat nama teman-teman guru lenyap dari daftar penerima. Padahal tahun-tahun sebelumnya, teman-teman seperjuangan kami ini mendapat tunjangan fungsional," jelas Dewan Koordinator Honorer Surabaya, Eko Supriyanto.

Karena terlempar dari daftar penerima tunjangan fungsional tahun ini, ratusan guru Surabaya ramai-ramai mendatangi kantor Dinas Pendidikan Surabaya di Jagir Wonokromo. Mereka memprotes sistem dan aturan yang berbeda sehingga menghilangkan hak mereka menerima tunjangan fungsional.

"Saya sudah tujuh tahun menerima NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan). Kalau mengajar sudah sebelas tahun. Kenapa tunjangan fungsional saya tahun ini tiba-tiba lenyap," kesal salah seorang guru SD di Tambaksari berusia 45 tahun ini.

Ratusan guru itu datang secara bergelombang mulai Kamis pagi. Begitu mengetahui nama mereka terlempar dari daftar penerima tunjangan GTT, mereka sepakat meminta penjelasan dan solusi dari Dinas Pendidikan.

Hingga sore ini, mereka antre di lantai dua bagian Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan. Seorang satpam mendapat tugas khusus mengatur antrean guru GTT ini. Mereka antre hanya untuk minta penjelasan, kenapa namanya terlempar.

Sejumlah kejanggalan ternyata ditemukan oleh Dinas Pendidikan. Ada banyak guru yang tak memiliki NUPTK. Ada pula yang variabel pengisian NUPTK nya tak lengkap, sampai ada pula yang memanipulasi lama mengajar. Syarat mendapatkan tunjangan fungsional memang minimal enam tahun mengajar.

Tahun ini, didasarkan pada keluarnya NUPTK. Akibatnya, banyak guru yang terlempar. "Silakan minimal setiap bulan guru mengupdate NUPTK. Semua kita tampung demi kebaikan tahun depan," kata Kepala Dindik Surabaya Ikhsan.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
252875 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas