Pabrik Pengolahan Aspal Ludes Terbakar
Sebuah pabrik pengolahan aspal di Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi ludes terbakar, Selasa (31/7/2012) siang.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Heru Pramono
Api begitu cepat membesar karena membakar aspal dan ditiup angin kencang. Selain itu, aspal meleleh hingga ke ruang pabrik dan keluar halaman pabrik. Untuk mengurangi lelehan aspal itu, sejumlah pegawai pabrik ini berusaha menampungnya ke dalam drum aspal agar tidak semakin meluber kemana-mana dan memicu kerugian lebih besar.
Pemilik pabrik pengolahan aspal, Meisyaroh (35) yang sekaligus pemilik CV Naga Mas mengatakan saat awal diketahui adanya api berada di bagian ruang pengolahan aspal. Saat itu, api begitu cepat membesar. Dia menduga kebakaran itu disebabkan ada permasalahan di bagian generator listrik pada penggerak pengolahan aspal menjadi aspal goreng.
"Kalau kerugiannya lebih dari Rp 125 juta. Karena puluhan ton aspal kami rusak dan meleleh semuanya. Kondisi itu belum ditambah bangunan yang rusak karena terbakar," terangnya kepada Surya, Selasa (31/7/2012).
Sebanyak dua mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Ngawi yang didatangkan ke lokasi kejadian berhasil memadamkan api dibantu sejumlah pegawai dan warga. Selain itu, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di CV Naga Mas Ngawi ini.
Sementara, Kapolsek Geneng AKP Partono menegaskan jika pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Namun berdasarkan keterangan saksi berasal dari hubungan arus pendek mesin generator. "Kami akan simpulkan penyebabnya setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendengarkan keterangan saksi," tandasnya.