A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kabupaten Pasuruan Surplus Kedelai - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Surya

Kabupaten Pasuruan Surplus Kedelai

Selasa, 31 Juli 2012 14:23 WIB
SURYA Online,PASURUAN - Di saat produksi tahu dan tempe di berbagai daerah terkendala oleh tingginya bahan baku kedelai,karena kurangnya pasokan. Kabupaten Pasuruan ternyata surplus produksi kedelai, hal tersebut diungkapkan oleh kepala dinas pertanian Kabupaten Pasuruan M Ichwan dikantornya Selasa(31/7/2012) pagi.

Menurut Ichwan data tersebut diperoleh dari jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 1.510.261 jiwa per 31/12/2011. Dimana dari jumlah tersebut konsumsi rata-rata penduduk dalam menkonsumsi kedelai sebanyak 10,73 Kg/kapita/tahun, dan hasil produksi kedelai mencapai 25.293,71 ton sehingga rasio ketersediaan kedelai mencapai 1,56%.Bila rasio ketersedian kedelai dibagi dengan jumlah penduduk maka Kabupaten Pasuruan mengalami surplus kedelai sebanyak 56% ujar Ichwan.

Dengan luas lahan yang tersedia sebanyak 16.000-17.000 Hektar dan tersebar di 11kecamatan maka dari target produksi yang ditetapkan Dinas Pertanian sejak tahun 2008-2011,telah diperoleh hasil rata-rata produksi kedelai sebanyak 24.390 ton.Untuk musim tanam tahun ini para petani kedelai telah menanami sekitar 8.100hektar dimana sebanyak 5600 hektar mendapat bantuan benih gratis dari pemerintah.

Masih menurut Ichwan,petani kedelai di kabupaten Pasuruan akan mulai memanen sekitar akhir bulan Agustus hingga bulan oktober.Dimana pola tanam tersebut telah menjadi pilihan para petani yang memilih 3X masa panen yang disesuaikan dengan iklim cuaca.Jadi bila selama ini kedelai dinilai kurang pasokan,maka hal tersebut hanyalah memasuki masa jeda sebelum panen dan kemungkinan adanya permainan tengkulak menghadapi bulan Ramadhan serta hari raya.
Penulis: Robert
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
251344 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas