Senin, 24 November 2014
Surya

Hasil UKG, Mayoritas Guru di Bawah Standar

Selasa, 31 Juli 2012 14:06 WIB

SURYA Online SURABAYA - Meski hasil uji kompetensi guru bersertifikasi (UKGB) tak memengaruhi TPP, namun hasil ujian ini benar-benar membuat prihatin. Hasil sementara, sebagian besar guru nilainya jauh di bawah standar.

Dari seratus soal yang diujikan untuk mata ujian pedagogik dan pengajaran, rata-rata nilai mereka di bawah 50 persen. "Masih belum keseluruhan mengikuti UKGB. Tapi tren nilainya memang demikian. Kami prihatin atas kondisi ini," kata Koordinator penerima TPP Wisnu Pradata, Selasa (31/7/2012).

UKGB adalah salah satu program yang dipilih Kemendikbud untuk mengukur dan memetakan kompetensi guru penerima TPP seluruh Indonesia. Semula, UKGB wacananya bisa untuk mempertimbangkan dicabutnya TPP. Namun ternyata UKGB ini hanya untuk memetakan kemampuan guru yang sebenarnya.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur Salamun juga menegaskan bahwa apa pun hasil UKGB tak memengaruhi posisi TPP. Hak atas tunjangan ini masih melekat pada setiap guru peserta UKGB. "Kalau hasil ujiannya kurang akan kita diklat mereka," kata Salamun.

UKGB mulai Senin kemarin digelar secara serentak. Setiap peserta UKGB akan menghadapi 100 soal mata pelajaran dan pengajaran. Mereka mengerjakan secara online selama dua jam. Namun karena tidak semua siap, baik materi dan gaptek, hasilnya memprihatinkan.

Empat guru yang berhasil ditemui surya, mereka hanya benar tidak sampai 50 persen. Dari 31 soal pedagogik ada yang hanya benar 8. Begitu juga soal sistem pengajaran dan profesioanlitas guru dari 69 soal benar 20.

UKGB di Jatim diikuti  161.143 peserta dari seluruh guru penerima TPP berbagai jenjang. Hari ini, sebanyak 38.760 guru SMP yang mengikuti UKGB serentak. Kemudian jadwal berikutnya adalah untuk 17.027 guru SMA, guru SMK 11.282, dan guru SD 84.337, TK 8.715, dan SLB 1.022.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Suyanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas